ADAKAH.ID, SAMARINDA – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim), Jaya Mualimin, mengungkapkan langkah-langkah yang telah dilakukan pihaknya untuk merealisasikan tiga pilar transformasi kesehatan di daerahnya. Ia menyampaikan hal ini setelah menghadiri Upacara HKN ke-59 yang digelar di Gor 27 September Unmul pada Senin (13/11/2023).
Ketiga pilar yang dimaksud ialah transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan, transformasi Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan dan transformasi Teknologi Kesehatan.
Jaya menyatakan, pilar transformasi sistem pembiayaan kesehatan ini bertujuan agar seluruh masyarakat di Benua Etam terjamin kesehatannya melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Kalimantan Timur termasuk juga yang sudah sangat luar biasa karena termasuk dalam kategori Universal Health Coverage (UHC), sudah tercover hampir 99 persen masyarakatnya. Memudahkan masyarakat untuk dilayani oleh fasilitas kesehatan yang ada,” terang Jaya.
Selanjutnya pilar transformasi SDM Kesehatan yang merupakan pilar keempat. Jaya menyatakan, pihaknya berupaya keras untuk menciptakan SDM kesehatan yang berkualitas di Kaltim.Upaya tersebut dilakukan sejak pembibitan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menyiapkan anggaran hampir Rp 1,2 triliun untuk program Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT). Program ini dipastikan ada beberapa yang mengambil jurusan kedokteran. Disinilah peran Dinkes untuk membina para calon tenaga kesehatan. Dalam hal ini juga, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka beasiswa seluas-luasnya kepada dokter spesialis.
“Jadi kita buat semudah-mudahnya untuk mendapatkan pembiayaan dalam pengelolaan sumber daya manusia, terutama untuk tenaga medis dan tenaga kesehatan,” tambahnya.
terakhir adalah pilar tranformasi teknologi kesehatan. Jaya menerangkan, transformasi tersebut menjadikan kesatuan sistem teknologi yang terintegrasi.
“Kemudian yang tadinya fokus kegiatan digitalisasi, menjadi kegiatan yang terkait dengan pelayanan yang bisa menggunakan telemedicine. Beberapa yang terkait dengan kedokteran presisi. Ini akan menambah pelayanan kesehatan di bidang teknologi yang semakin berkembang,” tukasnya. (ADV)
