ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, menggalakkan berbagai program pembangunan di penghujung tahun 2023. Program-program tersebut meliputi bantuan ambulan, infrastruktur, tempat ibadah, dan organisasi kemasyarakatan.
Camat Tenggarong Sukono mengatakan, program pembangunan infrastruktur lebih difokuskan di sekitar permukiman warga. Misalnya, membangun atau memperbaiki gang, jalan, gorong-gorong, jembatan, dan akses baru antar kelurahan atau desa.
“Kegiatan infrastruktur itu ada di anggaran murni maupun perubahan,” kata Sukono, Senin (16/10/2023).
Selain infrastruktur, pemerintah kecamatan juga membangun tempat ibadah, seperti mushola, masjid, langgar, gereja, sesuai aturan yang berlaku.
“Rehab ringan sampai rehab berat masih kita laksanakan sampai hari ini,” ujarnya.
Pemerintah kecamatan juga memberikan bantuan kepada organisasi kemasyarakatan, seperti organisasi kewanitaan, ibu-ibu pengajian, kelompok yasinan, dan karang taruna. Bantuan tersebut bisa berupa anggaran murni atau perubahan, tergantung kebutuhan.
Namun, program yang paling diutamakan adalah bantuan ambulan. Sukono mengatakan, bantuan ambulan ini untuk membantu masyarakat yang sakit atau meninggal dunia.
“Ambulan ini diserahkan ke desa atau kelurahan, operasionalnya di sana. Dengan adanya bantuan ambulan dari Bupati, antusias masyarakat luar biasa. Dan bantuan ini merupakan usulan masyarakat di Tenggarong,” katanya.
Sukono berharap, di tahun 2024, semua desa dan kelurahan di Tenggarong bisa memiliki ambulan sendiri.
“Alhamdulillah di anggaran murni kemarin sudah dapat 5 ambulan. Mudah-mudahan di murni 2024 kita bisa memenuhi semua desa kelurahan di Tenggarong,” tandasnya.
(adv/diskominfokukar/hae)
