Sudarno Tolak Tekanan Hapus Video Isu SARA DPRD Kaltim

Caption: Jumpa Media : Sekretaris Tim Pemenangan Rudy - Seno, Tommy Pusriadi (Kiri) Sudarno (Kanan) saat menjelaskan persiapan debat kandidat ke 3.(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Video kritik Sudarno terhadap pernyataan Abdul Giaz ternyata sempat diminta untuk dihapus oleh seseorang yang mengaku sebagai utusan Gubernur Kaltim.

Namun, permintaan itu langsung ditolak mentah-mentah oleh Sudarno.

“Saya ditemui kawan yang mengaku utusan Pak Gubernur supaya men-take down video dua malam lalu, waktu saya menyampaikan soal pernyataan Abdul Giaz yang provokatif dan berbau SARA. Tapi saya tolak mentah-mentah,” ujar Sudarno, tokoh masyarakat Kaltim.

Menurutnya, Gubernur Kaltim H. Rudy Mas’ud tidak mungkin memberikan arahan seperti itu.

“Saya yakin Pak Gubernur tidak seperti itu. Mungkin saja ini inisiatif pribadi oknum tersebut, karena saya tahu Pak Gubernur pun punya nomor WhatsApp saya,” tegasnya.

Sudarno berharap agar Abdul Giaz bersikap lebih dewasa dalam menyikapi kritik.

“Biasa itu pejabat dikritik masyarakatnya. Jangan minta perlindungan ke mana-mana. Kita harus bertanggung jawab atas semua pernyataan kita, apalagi kalau sampai
membuat masyarakat resah,” ujarnya

Ia juga berpesan agar Abdul Giaz menjaga kehormatan dan kesakralan atribut lembaga.

“Tolong jaga kesakralan pin DPRD,” tutup Sudarno.

Sementara itu, Badan Kehormatan (BK) DPRD Kaltim dijadwalkan memanggil Abdul Giaz pada Rabu (15/10) untuk memberikan klarifikasi atas pernyataannya yang dinilai bernuansa SARA dan viral di media sosial.

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+