Street Run Ramadan di Loa Kulu Dorong Kedekatan Pemerintah dengan Warga

Street Run Ramadan di Loa Kulu Dorong Kedekatan Pemerintah dengan Warga. (ist)
Caption: Street Run Ramadan di Loa Kulu Dorong Kedekatan Pemerintah dengan Warga. (ist)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA — Kegiatan Street Run Ramadan 2025 di Kecamatan Loa Kulu bukan sekadar ajang olahraga tahunan. Lebih dari itu, acara ini memunculkan wacana penting soal bagaimana pejabat, khususnya camat, bisa membangun relasi lebih hangat dengan masyarakat.

Di tengah maraknya keluhan soal pejabat yang jarang turun ke lapangan, ajang lari santai yang digelar Minggu lalu, justru menunjukkan cara lain untuk mempererat silaturahmi. Ratusan warga, anak muda, hingga perangkat desa larut dalam suasana penuh tawa. Camat Loa Kulu, Ardiansyah, bersama Kepala Desa Jembayan, Erwinsyah, dan Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno, turun langsung berbaur tanpa sekat.

Street Run Ramadan memperlihatkan bahwa olahraga bukan hanya soal kebugaran fisik, tetapi juga ruang sosial yang memfasilitasi interaksi horizontal antara pemerintah kecamatan dan warganya. Ketika pejabat bersedia berlari bersama, rasa keterjangkauan meningkat dan sekat birokrasi bisa perlahan luntur.

Menurut Ardiansyah, keterlibatan langsung dalam kegiatan semacam ini memperlihatkan komitmen pemerintah untuk hadir secara utuh, bukan sekadar di balik meja. “Kami ingin membangun iklim yang sehat, tidak hanya fisik tapi juga hubungan sosial. Pemerintah itu bukan sekadar pengatur, tapi juga mitra masyarakat,” katanya, Senin (24/3/2025) saat dikonfirmasi.

Selain memperkuat relasi, kegiatan ini diharapkan bisa memunculkan kebiasaan hidup sehat di kalangan masyarakat Loa Kulu. Erwinsyah dan Sukirno juga sepakat agar kegiatan serupa tidak berhenti pada Ramadan saja, melainkan bisa menjadi agenda rutin yang dinantikan warga.

“Lewat olahraga, kita saling menguatkan. Bukan sekadar lari, tapi juga mempererat rasa kebersamaan,” tutup Ardiansyah.

(adv/diskominfokukar/o)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+