ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA – Di penghujung April 2024, kabar gembira datang dari Kecamatan Loa Kulu. Sebuah lompatan besar dalam pembangunan infrastruktur digital akan segera terwujud berkat alokasi anggaran yang belum pernah terjadi sebelumnya dari APBD Kabupaten Kukar.
Camat Loa Kulu, Ardiansyah, mengumumkan bahwa anggaran yang diperoleh akan digunakan untuk membangun sistem desa digital terintegrasi.
Ini adalah era baru bagi Loa Kulu, di mana teknologi digital akan menjadi tulang punggung pembangunan kita,” ujar Ardiansyah.
Rencana ambisius ini mencakup pengembangan infrastruktur jaringan internet di seluruh desa, peningkatan akses informasi dan layanan publik secara online, serta pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan digital.
“Kami akan memastikan bahwa setiap sudut Loa Kulu terhubung, sehingga informasi dan layanan dapat diakses oleh semua warga dengan mudah,” terangnya.
Program ini juga akan memperhatikan perbaikan jalan dan fasilitas umum, dengan prioritas pada titik-titik kritis yang selama ini menjadi kendala. Para kepala desa diminta untuk bekerja sama dalam mengidentifikasi dan mendata kebutuhan infrastruktur di wilayahnya.
“Kami akan mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan yang inklusif, di mana setiap suara warga akan didengar dan menjadi bagian dari rencana besar ini,” kata Ardiansyah.
Koordinasi antardesa diharapkan menjadi kunci dari keberhasilan program ini. Dengan kerja sama yang solid, Loa Kulu siap menghadapi tantangan era digital dan memanfaatkan peluang yang ada untuk kemajuan bersama.
Dalam hal pengawasan, peran RT akan lebih diperkuat, sementara pemerintah desa akan mengambil alih tanggung jawab atas jalan poros.
“Kami berharap dapat menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan ekonomi digital dan peningkatan kualitas hidup warga Loa Kulu,” pungkasnya.
(ADV/HI)
