Dr Abdunnur ; Unmul Bukan Saja Pusat Intelektual, Tapi Juga Pusat Peradaban (1)

Caption: Bakal Calon (Bacalon) Rektor Unmul, Dr Abdunnur(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Dr Abdunnur tengah berkompitisi pada Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Mulawaranman (Unmul) 2022-2026 mendatang.

Abdunnur mengaku optimis memimpin kampus terbaik di Timur Borneo.

Kepada Adakah.id, pria kelahiran Bulungan Provinsi Kaltara 8 Maret 1967 memaparkan ide besar dari visi-misi yang digaungkannya sebagai salah satu bakal calon Raktor.

“Melalui moto sustainable dan acceleration yakni Keberlanjutan, kesinambungan, dan percepatan program-program untuk Unmul Hebat,” jelas Abdunnur ditemui diruangan kerjanya Gedung Rektorat Unmul, Selasa (21/6/22).

Menurut Wakil Rektor II Unmul periode 2018-22 ini, program-program selanjutnya harus dibangun dengan semangat meningkatkan daya saing Unmul baik secara nasional maupun global. Dengan tetap bersandar pada Statuta Unmul yang berlaku, organsiasi tata kelola dan berdasarkan peta rencana yang harus direalisasikan hingga 2034 mendatang.

“Salah satu yang kita kedepankan adalah, ingin menjadikan Unmul bukan hanya sebagai sentral intelektual tapi juga menjadi pusat peradaban,” sebutnya.

Terlebih Provinsi Kaltim yakni, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ditetapkan menjadi Ibu Kota Negara (IKN) Baru

“Apalagi kita (Kaltim, red) sebagai wilayah IKN (Ibu Kota Negara) Nusantara,” tambahnya.

Dalam menyambut IKN Nusantara, Abdunnur meggambarkan betapa besar keseriusan Unmul untuk  berkontribusi lewat pimpinan universitas Prof Masjaya menjadi bagian dari tim ahli. Sementara beberapa akademisi tergabung dalam tim transisi, baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Sekarang ini sudah terlibat, namun masih secara parsial, belum secara melembaga, ke depan kita akan mengoptimalkan kemitraan, bersinergi bersama pemda maupun pemerintah IKN nantinya,” katanya.

Bahkan seharusnya juga bersinergi bersama masyarakat, baik yang berada di dalam maupun di luar wilayah IKN. Menurut Abdunnur yang paling terpenting yakni menciptakan sumber daya manusia di Bumi Etam ini memiliki kualitas, dan daya saing menghadapi perpindahan penduduk  atau migrasi.

Sementara itu, visi-misi Abdunnur juga akan tercermin pada program Smart campus, seperti halnya IKN Nusantara dengan konsep Smart city, begitu pulalah Unmul dalam perencanaannya apabila terpilih menjadi Rektor Unmul 2022-2026.

Menjabat dua kali berturut-turut sebagai Wakil Rektor di Unmul, membuat mantan Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan Unmul 2012-2014 tersebut, mengaku dirinya sangat memahami segala masalah dan kekurangannya kampus tempat ia mengabdi hingga saat ini.

Diketahui, Abdunnur ialah satu-satunya bakal calon Rektor Unmul 2022-26 alumni Unmul. Dengan demikian dirinya percaya, sebagai alumni, lanjut Doktor lulusan Nihon University, memiliki harapan memajukan Unmul hingga sejajar dengan universitas tingkat nasional maupun internasional.

“Nah spirit itu rasanya pasti dimiliki alumni yang berasal dari Universitas Mulawarman,” tegasnya. -bersambung- (Sam/Yos)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+