ADAKAH.ID, Samarinda – Sebagai upaya dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, Polresta Balikpapan terus menggelar razia kendaraan bermotor dengan knalpot yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan layak jalan, atau brong.
Knalpot brong yang menimbulkan suara keras dan bising telah lama mengganggu kenyamanan masyarakat. Penggunaan knalpot brong pada kendaraan bermotor bukan hanya sekadar variasi atau modifikasi dalam dunia otomotif, namun juga identik dengan balap liar di jalan raya yang kerap kali menimbulkan kecelakaan lalu lintas hingga memakan korban jiwa, serta kerugian materil lainnya.
Dari razia knalpot brong yang digelar di depan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (Sams) Sepinggan, Jalan. Marsma R Iswayudi, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), oleh Unit Samapta dan URC 110, pada Sabtu malam (1/2/2025) hingga dini hari, berhasil menjaring 14 kendaraan bermotor dengan berbagai jenis.
Bripda Bagus Januar, perwakilan Tim Samapta Polresta Balikpapan menerangkan bahwa, proses tindak lanjut terhadap 14 kendaraan tersebut akan dilakukan pada, Senin (3/1/2025) mendatang, dan menyerahkan proses yang berlaku kepada Satlantas Polresta Balikpapan.
“Karena besok hari Minggu, maka proses administrasi tilang kemungkinan akan dilakukan hari Senin nanti,” kata Bripda Bagus usai razia, di Polresta Balikpapan, Jalan. Jenderal Sudirman, pada Minggu (2/1/2025).
Sedangkan Imam (20) warga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), salah satu pemilik motor dengan knalpot brong yang terjaring razia mengatakan bahwa, dirinya tidak mengetahui terkait dengan adanya razia tersebut, dan ini merupakan kedua kalinya ia terkena razia di Kota Balikpapan.
“Razia pertama dilepas, cuma disuruh ganti knalpot asli. Mungkin karena saya seringnya di Penajam jadi belum sempat ganti,” ujar Imam.
Dengan terkenanya razia knalpot brong tersebut, Imam mengaku kapok dan akan segera mengganti knalpotnya dengan yang asli atau standar, serta menyebut kegiatan razia yang digelar sangatlah baik.
“Masyarakat pasti merasakan berisik dari knalpot brong, saya menyadari saya salah juga di situ,” tutupnya.
(HAE)
