ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA – Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara bersiap melakukan normalisasi anak Sungai Mahakam yang melintas di wilayahnya. Normalisasi ini bertujuan untuk mencegah banjir dan menjaga ketersediaan air bagi masyarakat.
Menurut Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan, normalisasi ini akan dimulai pada Oktober 2023 dengan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten dan Kodim 0906/Kukar. Ia mengatakan, persiapan normalisasi sudah hampir selesai dan tinggal menunggu izin dari Badan Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan Timur.
“Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti Bupati Kukar, Edi Damansyah, dan Forkopimda Kukar. Kami juga sudah menginformasikan kepada masyarakat melalui media sosial,” ujar Erri kepada Kompas.com, Jumat (3/11/2023).
Erri berharap, dengan adanya normalisasi ini, fungsi anak Sungai Mahakam di Loa Ipuh bisa kembali optimal. Selain itu, normalisasi ini juga diharapkan bisa mendukung kelestarian ekosistem sungai yang merupakan sumber kehidupan bagi banyak makhluk.
“Anak Sungai Mahakam ini sangat penting bagi kami. Kami tidak ingin sungai ini tercemar atau tersumbat oleh sampah. Kami ingin sungai ini tetap bersih dan sehat,” tutur Erri.
Sebelum normalisasi resmi dilakukan, Kelurahan Loa Ipuh bersama Pokmaswas sudah rutin melakukan gotong royong membersihkan anak Sungai Mahakam. Kegiatan ini sudah berlangsung selama enam bulan terakhir dan akan terus dilakukan setiap bulan.
“Kami tidak mau hanya menunggu normalisasi dari BWS. Kami juga mau berkontribusi dengan membersihkan sungai secara mandiri. Ini bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan,” pungkas Erri.
(adv/diskominfokukar/hae)
