Menimbang Perhelatan Porprov VII di Kaltim, Progres Disebut 80 Persen

Caption: Ilustrasi Foto (Joy) Demonstrasi Gerakan Taekwondo Junior Kaltim disela kegiatan pelantikan, Selasa (21/9/2021) di Balroom Hotel Mercure, Samarinda.(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Bulan Oktober di Kabupaten Berau disebut – sebut Pekan olahraga provinsi (Porprov) VII Kaltim digelar.

Untuk mensukseskan ajang olahraga empat tahun sekali itu, Pemprov Kaltim melalui Gubernur Isran Noor telah menyetujui Anggaran kegiatan senilai Rp50 miliar menggunakan Dana Hibah.

Plt Disporapar Samarinda, Muslimin

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Kota Samarinda, Muslimin mengatakan PB Porprov Berau untuk segera melakukan proses finalisasi menyangkut cabang olahraga yang akan dipertandingkan, termasuk nomor tanding. Pasalnya, Muslimin menyebut jika saat ini baru beredar surat yang ditandatangi Ketua PB Porprov menyangkut tempat-tempat cabang olahraga.

“Kita berharap itu segera di finalisasi. Karena ini menjadi bahan Dispora dan KONI se-Kaltim dalam rangka mempersiapakan materi atlet dan pembiayaannya,” kata Muslimin, Rabu (27/7/2022) kemarin.

Muslimin melihat pertimbangan kondisi saat ini, ia menilai jika dengan waktu yang hanya tersisa tiga bulan finalisasi cabang olahraga masih belum dilakukan. Tentunya, hal itu akan menjadi pertanyaan tentang bagaimana kesiapan tuan rumah dalam rangka persiapan Porprov Berau mendatang.

“Kita berharap PB Porprov segera berkoordinasi dengan KONI Kaltim untuk melakukan finalisasi menyangkut 45 cabor yang akan di SK kan termasuk nomor – nomor tanding,” imbuhnya.

Dijelaskan Muslimin lagi, yang menjadi masalah adalah terkait tentang penganggaran, karena ada beberapa daerah yang hingga saat ini anggarannya masih kurang, bahkan ada beberapa daerah yang kemungkinan besar hanya mengirim beberapa cabang olahraga saja. Seperti Kabupaten Paser, Kubar dan Mahulu.

“Tentu ini menjadi sebuah warning bagi PB Porprov untuk benar-benar memastikan kesiapan mereka dalam rangka menetapkan cabor dan nomor tanding yang akan dipertandingakan, sehingga daerah benar-benar bisa mempersiapakan sesuai dengan anggaran meraka masing-masing,” ungkapnya.

“Kalau hal tersebut tidak diputuskan dalam bulan ini dikuatirkan agak berat untuk terealisasi,” sambungnya.

Selain itu ia berharap, agar Dispora Kaltim melakukan tindaklanjut menyangkut proses pencairan anggaran.

“Informasi yang kami terima Dispora Kabupaten Berau hingga saat ini belum membuat usulan proses pencairan anggaran hibah kepada Dispora Kaltim. Kami minta segera dilakukan agar proses tersebut bisa terus berjalan,” ucapnya.

Terkait persiapan Porprov Kaltim VII, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau Alhamid mengatakan saat ini persiapan pelaksaan Porprov telah mencapai 80 persen dan menyisakan beberapa venue yang mesti dilakukan renovasi.

“Tanggal 30 ini kita laksanakan rapat koordinasi (Rakor) Pengprov se Kaltim serta mengundang Ketua KONI,” terang Hamid sapaannya.

Terkait persiapan teknis pelaksanaan, Wakil Ketua IV KONI Kaltim itu juga mengatakan, cabor yang akan dipertandingkan salah satunya berlokasi di Kecamatan Biduk – Biduk yakni cabor Ski Air, Dayung, Kano Dayung Pantai, Volley Pantai, Bola Tangan Pantai.

Sedangkan di Kecamatan Derawan dipertandingkan Cabor Layar, Selam dan Renang bebas.

“Kami tidak hanya memfokuskan venue pertandingan di Tanjung Redeb saja dan  juga di Kecamatan Biduk – Biduk dan Maratua,” ujarnya.

Lebih lanjut, venue juga akan dibagi di beberapa dua kota. Untuk itu, dalam Rakor besok lusa berbagai persiapan bakal dibahas lebih matang melalui persetujuan pihak terkait di Balikpapan dan Samarinda.

“Ada juga daerah di luar Berau yang rencananya akan digelar, seperti di Kota Balikpapan untuk cabor menembak, bowling dan squas. Sedangkan Samarinda untuk cabor kriket dan senam, tapi ini belum fix,” ungkapnya.

Alhamid menjelaskan, setelah Rakor pihaknya akan menentukan kesiapan Pengprov sebagai tuan rumah. Jika siap dan sanggup Samarinda dan Balikpapan mempertandingkan beberapa cabor tersebut.

Terkait anggaran yang didapat dalam pelaksaan, dirinya mengatakan jika Rp 50 Miliar yang dialokasikan Pemprov Kaltim dinilai cukup untuk menggelar pelaksaan event olahraga yang melibatkan puluhan cabor berprestasi seantero Timur Borneo.

“NPHD sudah ada, tinggal pencairan di Dispora dan akan diluncurkan ke Dispora Kabupaten Berau,” paparnya.

Hamid berharap agar pelaksanakan Porprov berjalan baik dan mendapat dukungan pecinta olahraga terlebih Kaltim, hal itu lantaran ada 3 program yakni sukses prestasi, sukses pelaksanaan dan pemberdayaan.

“Mudah – mudahan lancar, kami mohon doanya dari masyarakat,” tuturnya. (Joy)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+