Adakah.id, SAMARINDA – Komunitas Muda Mengajar Samarinda, sebuah wadah yang hadir mewarnai dunia pendidikan di kota Samarinda, Kalimantan Timur. Komunitas tersebut diprakarsai oleh anak-anak muda yang tergerak hatinya untuk memberikan dampak nyata dan ingin berkontribusi pada dunia pendidikan (01/03/2024).
Komunitas Muda Mengajar sendiri terbentuk sejak tahun 2016 di Kota Balikpapan, hal tersebut disampaikan Andre Al-Fian Sanjaya, selaku Ketua divisi Curriculum & program Development Muda Mengajar Samarinda.
“Terbentuknya komunitas Muda Mengajar ini sendiri di Kota Balikpapan dan pendirinya adalah Devina dan Natalie. Mereka berdua menyadari kalau Mata Pelajaran Bahasa Inggris sudah dihapuskan pada saat itu terutama di bangku sekolah dasar,” kata Andre saat dikonfirmasi awak media.
Andre menjelaskan, pada saat itu pendiri mereka menyadari betul bahwa ilmu dan skill Bahasa Inggris itu sangat diperlukan di Zaman sekarang ini.
“Jika tidak diajarkan sedari dini kepada adik-adik kita akan sangat mempengaruhi mereka di kemudian hari,” jelasnya.
Atas dasar itulah Komunitas Muda Mengajar lahir dan berdiri guna membantu anak-anak dalam belajar terkhusus mata pelajaran Bahasa Inggris.
Pemuda itu memaparkan sejumlah program yang ada di Komunitas Muda Mengajar Samarinda.
“Pertama, kami ada program english fun learning untuk pengajaran, ada juga volunteer development session untuk para teman-teman relawan pengajar, karena belum tentu semuanya memiliki basic atau pengetahuan untuk mengajar Bahasa Inggris ,” jelasnya.
“Ketiga ada rewarding day gunanya mengukur pemahan adik-adik terkait materi yang telah diajarakan, dan keempat ada kegiatan outbond gunanya untuk mengasah kepemimpinan meraka dan wadah mereka untuk bersoalisasi,” tambahnya.
Bagi siapa saja yang ingin belajar bersama mereka, andre memberitahukan jadwal mengajar mereka dan dimana mereka mengajar. Di Samarinda ada dua titik tempat untuk aktivitas mengajar mereka.
“Pertama, ada di Jalan Panjaitan itu dimulai dari jam 10 pagi sampai jam 12 siang dan ada juga di Jalan Suryanata dimulai dari jam 9 pagi hingga jam 11 siang. Agenda ini kami adakan setiap seminggu sekali di hari Minggu,” jelasnya.
Terakhir, Andre mengungkapkan bahwa kelas belajar yang mereka buat ini terbuka untuk umum dan tidak sama sekali dipungut biaya.
“English fun learning ini sangat terbuka untuk umum dan gratis,” pungkasnya
