Malam 1 Muharram 1444 H, Warga Samarinda Gelar Pawai Obor

Pawai Obor Warga jalan Merdeka 4, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda
Caption: Pawai Obor Warga jalan Merdeka 4, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Dua tahun pandemi Covid-19 membuat pelbagai aktivitas harus tiarap.
Tidak hanya kegiatan sosial masyarakat, namun juga perekonomian, kebudayaan, bahkan tradisi bernuansa agamis.

Seperti halnya tradisi Pawai Obor yang tak pernah absen dilakukan setiap menyambut malam 1 Muharram 1444 Hijriyah.

Pada tahun 2022, beragam aktivitas mulai bangkit. Walau tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Menyambut 1 Muharram tahun baru Islam, ratusan warga jalan Merdeka 4 RT 94, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang dengan gempita menggelar tradisi yang dirindukan, yakni Pawai Obor.

Ketua RT 94, Ipung Aspul mengatakan Pawai Obor merupakan agenda tahunan menyambut tahun baru Islam. Namun, karena Covid-19 melanda membuat dua tahun belakangan ini ditiadakan.

“Jadi alhamdulillah, dalam keadaan stand by, netral, makanya kami laksanakan,” ujar Ipung Aspul saat diwawancarai disela-sela kegiatan Pawai Obor, Jumat (29/7/2022) malam.

Dari pantauan Adakah.id, warga berkumpul menunggu pawai dimulai. Tampak jelas antusisme, mulai dari anak – anak, remaja, bahkan para orang tua yang mendampingi.

Warga yang memegang obor berbaris di belakang maskot berbentuk Hewan Unta dengan hiasan dan dilengkapi bedug sisi kanan dan kirinya.

“Obor yang kita siapkan itu ada kurang lebih 1000 (seribu), ada juga perkusi,” sebutnya.
Pada kesempatan di momen yang baik ini, ia berpesan kepada umat muslim untuk menjaga persaudaraan dengan umat beragama lainnya.

“Pesan kepada maysarakat, marilah kita bersama merayakan tahun baru Islam,” tuturnya.

Antusias Warga Jalan Merdeka, Samarinda, mengikuti pawai obor di malam 1 Muharram atau Tahun Baru Islam 1444 Hijriyah
Antusias Warga Jalan Merdeka, Samarinda, mengikuti pawai obor di malam 1 Muharram atau Tahun Baru Islam 1444 Hijriyah

Sementara itu ketua panitia Pawai Obor, Agus Setiawan menyebutkan rute pawai dimulai jalan Merdeka 4, 3, 2, 1, Jalan Merdeka Raya, Jalan Gerilya, masuk ke jalan Merdeka Timur, lalu kembali ke titik awal.
Agus menjelaskan, untuk pengamanan pawai melibatkan Damkar, kamtibmas, Babinsa, dan para Relawan-relawan terdekat. Terdapat pula satu unit Ambulan yang siaga di belakang barisan.

Turut meramaikan pula Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun pada hari besar umat Islam tersebut bersama warga jalan Merdeka.

Afif mengatakan dirinya hadir setelah mendapat informasi kegiatan tersebut melalui sosial media. Menurutnya kegiatan seperti ini perlu digelar kembali. Pasalnya sudah dua tahun menyesuaikan pembatasan aktivitas.

“Istilahnya, Himung (senang sekali). Tadi setelah salat bersama, anak-anak langsung mengambil obor, tidak sabar. Karena kan sudah dua tahun kita vakum. Alhamdulillah ya bisa terselenggarakan lagi,” ungkap Afif lagi.

Ia berpesan kepada seluruh masyarakat, khususnya kawula muda, agenda dengan spirit agama seperti ini harus terus dihidupkan, supaya terjalin terus kebersamaan.

“Dari pada kita memodernkan budaya-budaya modern di sana, lebih baik kita modernkan budaya-budaya kita yang dulu seperti ini,” ujarnya. (Sam)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+