Maksimalkan Potensi Investasi di Kaltim, Semua Pihak Harus Ikut Promosikan

Kepala Bidang (Kabid) Promosi dan Penanaman Modal, Noer Adenany. (Ist)
Caption: Kepala Bidang (Kabid) Promosi dan Penanaman Modal, Noer Adenany. (Ist)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim menyadari bahwa Benua Etam memiliki beragam potensi baik itu bisnis ataupun usaha. Namun untuk mengoptimalkan peluang investasinya sangat membutuhkan partisipasi dari berbagai pihak.

Salah satunya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara perlu diakui memiliki dampak positif bagi pertumbuhan investasi di Kaltim. Terbukti dari sejumlah kunjungan investor dari berbagai nagara ke wilayah IKN.

Kepala DPMPTSP Kaltim, Puguh Harjanto melalui Kepala Bidang (Kabid) Promosi dan Penanaman Modal, Noer Adenany mengatakan, pihaknya selalu berupaya untuk terus melakukan promosi ke berbagai tempat. Misalnya, selama ada acara yang digelar di luar daerah, maka momen itu akan dimanfaatkan untuk melakukan promosi.

Seperti halnya yang dilakukan Bidang Promosi dan Penanaman Modal saat mengikuti expo di Surabaya, Jawa Timur pada September 2022 lalu. Pengunjung yang datang akan dikenalkan mengenai Kaltim dan diberikan informasi mengenai potensi dan peluang investasi yang menjanjikan.

“Potensi di Kaltim itu sangat besar. Banyak bidang-bidang potensial. Misalnya seperti pariwisata. Lalu ada perikanan, perkebunan, dan peternakan,” ujar Adenany.

Sebelum Covid-19, promosi soal investasi bahkan sempat digelar di luar negeri. Namun setelah itu dan kondisi masih menyesuaikan, promosi masih memungkinkan untuk digelar di dalam negeri. Kendati begitu, DPMPTSP Kaltim tetap konsisten untuk menyebarluaskan promosi.

DPMPTSP Kaltim menyadari bahwa demi menangkap peluang investasi tidak bisa jika hanya dilakukan oleh pihaknya. Hal ini harus melibatkan banyak pihak. Salah satunya seperti organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang juga harus melakukan hal yang sama.

“Tugas kami untuk menjembatani OPD teknis. Jadi selanjutnya merupakan pekerjaan masing-masing OPD. Misalnya seperti UMKM yang kemudian akan ditindaklanjuti oleh Disperindagkop Kaltim,” pungkasnya.

(adv/dpmptspkaltim/*)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+