Loa Raya Sulap Lahan Eks Tambang Jadi Kawasan Peternakan Ayam

Loa Raya Sulap Lahan Eks Tambang Jadi Kawasan Peternakan Ayam. (ist)
Caption: Loa Raya Sulap Lahan Eks Tambang Jadi Kawasan Peternakan Ayam. (ist)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA — Pemerintah Desa Loa Raya merancang konversi lahan eks tambang menjadi kawasan peternakan ayam petelur dan pedaging. Proyek ini dikelola lewat kemitraan antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan investor asal Malaysia. Pelaksanaan dijadwalkan dimulai pasca-Lebaran 2025.

Kepala Desa Loa Raya, Martin, menyebut program ini sebagai peluang strategis untuk menggerakkan ekonomi desa. “Ini langkah untuk membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan desa melalui skema usaha berkelanjutan,” ujarnya, Senin (2/6/2025).

Dalam kemitraan ini, investor bertanggung jawab atas operasional teknis, sementara BUMDes bertindak sebagai pengelola lokal yang menjamin keterlibatan warga dan keberlanjutan usaha. Desa berharap inisiatif ini mendorong BUMDes menjadi pilar ekonomi mandiri.

“Kami ingin BUMDes lebih dari sekadar lembaga formal. Ini harus jadi pelaku ekonomi riil di tengah masyarakat,” kata Martin.

Transformasi ini juga menjadi cara untuk mendiversifikasi ekonomi desa yang sebelumnya lebih bergantung pada sektor pertanian. Menurut Martin, peternakan menjadi sektor alternatif yang potensial dan tahan terhadap fluktuasi musim.

Tak hanya soal ekonomi, penggunaan lahan eks tambang juga membawa misi lingkungan dan pemanfaatan ruang. “Dari lahan tidur yang terbengkalai, kini kami ubah jadi sumber nilai ekonomi baru bagi desa,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat akan menjadi elemen utama. “Kalau warga dilibatkan sejak awal, maka manfaat proyek ini akan dirasakan secara merata,” pungkasnya.

(adv/diskominfokukar/o)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+