Kepala Sekolah SMP di PPU Diduga Setubuhi Siswi, Orang Tua Lapor Polisi

Ilustrasi - Kepala Sekolah tega melakukan tidakan asusila terhadap siswi kelas IX SMP di salah satu Hotel Samarinda
Caption: Ilustrasi - Kepala Sekolah tega melakukan tidakan asusila terhadap siswi kelas IX SMP di salah satu Hotel Samarinda(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Seorang Kepala SMP di Penajam Paser Utara (PPU) diduga menyebutuhi anak di bawah umur.

Hal tersebut terungkap, setelah korban yang merupakan siswi (14 tahun) kelas IX SMP tersebut mengaku kepada orang tuanya.

Tindakan hina tersebut terungkap pekan lalu pada hari Selasa (4/10/2022), saat korban terpaksa harus mengaku kepada orang tuanya.

Mulanya, korban dan pelaku berkenalan melalui aplikasi obrolan (Michat). Namun, Korban mengatakan tidak ada hal spesial, hanya sekadar chating biasa.

Belakangan, korban tidak ingin masuk ke sekolah. Tingkah tersebut membuat orang tuanya merasa curiga, lalu mencari tahu apa yang terjadi.

Korban mengaku, dirinya pergi bersama seorang pria (58) yang diduga seorang Kepala Sekolah di salah satu SMP di PPU.

Setelah berhasil dibujuk orang tuanya, korban pun mengaku telah disetubuhi sebanyak satu kall di salah satu hotel di kota Samarinda.

Tak hanya itu, terduga pun disebutnya melakukan tindakan cabul dalam bentuk lainnya, sebanyak empat kali.

Mengetahuinya, orang tua korban lantas melaporkan tindakan tak bermoral kepada pihak berwenag, yakni Polsek Samarinda Kota, hari Kamis (6/10/2022).

Atas laporan tersebut, petugas mengarahkan orang tua korban untuk melakukan visum, dan beberapa bukti pakaian yang dikenakan pada saat kejadian.

“Setelah bukti-bukti lengkap, serta keterangan saksi-saksi, termasuk korban dan pelaku, kami langsung mengamankan si pelaku,” ujar Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli dlansir dari KoranKaltim.com, Senin (10/10/2022).

Kapolresta Samarinda menuturkan, pihaknya menerima keterangan bahwa keduanya berkenalan melakui aplikasi MiChat.

“Mereka kenalannya lewat MiChat, tetapi sekadar chatingan biasa, berkenalan saja dan itu sudah berlangsung sekitar 3 bulan,” kata Ary.

(Sam)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+