Infrastruktur Jadi Kendala dan Tantangan untuk DPMPTSP Kaltim Maksimalkan Investasi

Ilustrasi infrastruktur jalan. (IST)
Caption: Ilustrasi infrastruktur jalan. (IST)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Infrastruktur sangat berpengaruh terhadap jalannya investasi di suatu daerah. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim pun melihat infrastruktur jadi tantangan sekaligus kendala yang sering ditemui.

Kepala DPMPTSP Kaltim, Puguh Harjanto melalui Sekretaris DPMPTSP Kaltim, Noer Adenany menjelaskan, salah satu kendala yang ada di Kaltim adalah minimnya ketersediaan lahan. Serta jalan dan akses jembatan yang belum memadai.

Meski menghadapi berbagai kendala, pihaknya menegaskan tetap berupaya maksimal demi memaksimalkan investasi. Terkait infrastruktur, DPMPTSP Kaltim juga aktif berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kaltim.

“Kami terus berupaya dengan melakukan sejumlah kolaborasi pembangunan infrastruktur bersama Dinas PUPR-PERA,” ungkap pria yang akrab disapa Danny itu.

Dia memberi contoh terkait Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK). Saat ini, kawasan itu jadi salah satu tempat yang selalu ditawarkan DPMPTSP Kaltim demi menarik perhatian investor.

“Jadi kami mengusahakan ada perkembangan dalam infrastruktur jalan. Misal, keberlanjutan dan kualitas jalur jalan dan jembatan. Supaya sesuai dengan kebutuhan tonase yang diperlukan oleh pelaku usaha di sekitar wilayah tersebut,” sambungnya.

Kemudian, soal masalah lahan pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Badan Pertanahan. Yakni demi memastikan agar keteraturan lahan untuk investor yang mau berinvestasi.

Keterlibatan masyarakat di tingkat kabupaten dan kota juga dinilai penting. Hal tersebut juga diurus DPMPTSP di tiap wilayah. Yakni sebagai antisipasi untuk mencegah permasalahan yang bisa saja timbul saat investor masuk.

“Dengan banyak kolaborasi, diharapkan Kaltim dapat menjadi tujuan yang menarik bagi investor serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah,” pungkasnya.

(adv/dpmptspkaltim/yas)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+