ADAKAH.ID, SAMARINDA – Menjelang hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah tahun 2023 harga daging Sapi di pasar melonjak hingga mencapai 30 persen.
Tak terasa Ramadan sudah memasuki hari ke-27. Masyarakat mulai berbondongm embeli kebutuhan untuk merayakan hari kemenangan setelah berpuasa selama satu bulan. Mulai dari pakaian, kue, hingga bahan pangan.
Salah satu yang menjadi incaran yakni daging Sapi, guna menyajikan makanan dikala menjamu keluarga dan tamu yang berkujung melakukan halal bihalal, sebagai tradisi setiap Idul Fitri.
Kendati itu, dalam pantauan media ini daging Sapi di Pasar Pagi Samarinda mulai perhalan melonjak naik. Terhitung pada tiga hari menjelang lebaran, harga daging Sapi meroket hingga 30 persen.
Bila sebelumnya harga daging Sapi lokal pada hari biasa berkisar Rp155 ribu per kilogram netto, kini harga pangan tersebut melonjak seharga Rp190 ribu hingga Rp200 ribu, pada Rabu, (19/4/2023).
“Kalau yang (daging sapi) lokal sekarang Rp190ribu sampai Rp200ribu, kalau yang tulangan (Iga) Rp100ribu. Kalau yang biasa Rp80-90ribu yang tulang leher,” ujar Ribut Suwandi, pedagang daging Sapi di Pasar Pagi Samarinda.
“Naiknya sekitar 30 persen dari hari biasa,” imbuhnya.
Kepada awak media, pedagang menyebutkan semua jenis daging sapi baik lokal ataupun impor semua naik. Dijelaskan kenaikan berasal langsung dari agen daging sapi. (Sam)
