ADAKAH.ID, SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Ekti Imanuel mengusulkan program 10.000 sambungan listrik menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) pada tahun 2024. Program ini ditujukan untuk rumah-rumah di desa tertinggal yang belum memiliki pasokan listrik.
“Ada rencana dari Dinas ESDM untuk membangun 2.000 sambungan listrik langsung pada tahun 2024, tapi itu masih kurang,” kata Ekti, Selasa (13/11/2023).
Ia mengapresiasi program pemerintah provinsi yang telah membangun PLTS di beberapa desa yang sulit dijangkau oleh PT PLN (Persero). Ia berharap, program ini dapat diperluas dan ditingkatkan untuk mencapai pemerataan pembangunan dan memenuhi kebutuhan industri.
Ekti juga meminta PLN untuk bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan jumlah sambungan listrik. Ia menilai, PLTS tidak hanya bermanfaat untuk penerangan, tetapi juga untuk kebutuhan produktif di masyarakat desa tertinggal, terluar, dan terdalam.
“Kebutuhan listrik sangat penting untuk rumah-rumah di desa-desa terdalam dan terluar, termasuk desa yang membutuhkan penanganan serius dari Provinsi Kaltim,” ujarnya.
(adv/dprdkaltim/by)
