Lompat ke konten utama

DPRD Samarinda Bicarakan Masalah Stok Minyak Goreng dengan Pemkot Samarinda

Instagram, SAMARINDA – DPRD Samarinda gelar hearing bersama Dinas Perdagangan Kota Samarinda, antisipasi kelangkaan stok minyak goreng saat bulan Ramadhan.

Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi mengaku saat ini pihaknya banyak mendapat pertanyaan dari masyarakat yang menilai seakan pemerintah tak banyak bertindak.

“Maka dari itu kita hearing dengan Dinas Perdagangan beserta jajarannya. Intinya kelangkaan ini secara nasional,” kata Subandi, Senin (7/3/2022).

Subandi menjelaskan, berdasarkan hasil laporan yang diterima DPRD Samarinda, suplai minyak goreng ke Kota Tepian memang sedang dibatasi secara signifikan.

“Suplai dari pusat memang dibatasi. Contoh setiap distributor yang biasa order 7 hingga 10 kontainer tetapi yang dikirim hanya 1 kontainer, dan ini berlaku di seluruh distributor,” terangnya.

Oleh sabab itu, Pemerintah Kota Samarinda kini tengah mempersiapkan beberapa solusinya. Diantaranya ada solusi jangka pendek, yakni dengan cara mendatangkan minyak goreng curah dengan harga yang relatif murah.

“Ini masih diformulasikan terkait dengan  teknisnya, kalau harganya sudah dipatok pemerintah berkisar Rp 11.500. Yaitu nanti akan disubsidi, yang artinya akan dibagikan ke masyarakat dengan harga yang lebih murah itu,” ungkapnya.

Untuk memastikannya, DPRD Samarinda akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintag, yang mana juga membahas mengenai teknis kemasan minyak goreng.

Pasalnya minyak goreng curah tersebut belum dikemas seperti minyak goreng yang dijual dipasaran. “Masalah teknis harus ada yang didiskusikan karena curah itu belum berupa kemasan,” Timpalnya. (Adv)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+