DPRD Akmad Reza Harap Anggaran Infrastruktur Kaltim Tidak Dipangkas

Caption: Anggota DPRD Kaltim, Akhmed Reza Pachlevi(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmad Reza Fachlevi meminta Dinas PU-PR untuk tidak memangkas anggaran proyek infrastruktur yang menyangkut kebutuhan masyarakat.

“Kami menegaskan bahwa kegiatan strategis dengan skala prioritas, terutama yang penting bagi masyarakat, tidak boleh dikurangi apalagi dihilangkan,” ucap Reza sapaannya hari Senin (24/3/2025).

Selain itu, DPRD Kaltim juga meminta PU-PR untuk memaparkan proyek-proyek yang terkena efisiensi anggaran serta rencana kegiatan tahun 2026.

“Kami meminta PU-PR untuk memaparkan proyek-proyek yang terkena efisiensi anggaran, sekaligus rencana kegiatan pada 2026. Intinya, program yang menyangkut kepentingan masyarakat harus tetap dipertahankan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Kalimantan Timur, AM Fitra Finanda, menegaskan pembangunan dan pembenahan jalan menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah.

Program ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, yang menargetkan percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

Firnanda optimistis proyek pembangunan jalan dapat dikejar dan diselesaikan dalam waktu cepat.

“Karena itu jalan, prioritasnya Pak Gubernur. Kami optimis itu bisa terkejar bahkan bisa diselesaikan dengan cepat,” ujarnya.

Firnanda juga memastikan, kebijakan pemangkasan anggaran yang diterapkan pemerintah tidak akan berdampak pada proyek pembangunan jalan.

Menurutnya, efisiensi anggaran hanya diberlakukan untuk perjalanan dinas dan tidak akan mengganggu proyek infrastruktur yang sudah direncanakan.

“Pemangkasan anggaran hanya berlaku untuk perjalanan dinas, dan sebagainya. Jadi pembangunan jalan tetap aman,” tambahnya.

Namun, ia mengakui bahwa proyek pembangunan jalan di Kaltim menghadapi kendala utama, yaitu keterbatasan anggaran serta lokasi pengerjaan yang cukup jauh.

Meski demikian, pihaknya berkomitmen untuk memaksimalkan dana yang tersedia agar proyek tetap berjalan sesuai rencana.

“Masalah utama dalam proyek jalan adalah ketersediaan anggaran dan lokasi pengerjaan yang cukup jauh. Tapi kami akan tetap mengoptimalkan anggaran yang ada,” jelasnya.

Dengan adanya komitmen dari pemerintah daerah dan dukungan legislatif, diharapkan pembangunan jalan di Kalimantan Timur dapat berjalan lancar sesuai target. (Do)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+