Dispora Kaltim Beri Perhatian Lebih Gedung Serbaguna, Prioritas Jaga Fasilitas

Gedung Serbaguna di Gelora Kadrie Oening Samarinda. (Foto/HI)
Caption: Gedung Serbaguna di Gelora Kadrie Oening Samarinda. (Foto/HI)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) memutuskan untuk memberlakukan pembatasan penggunaan Gedung Serbaguna di Kompleks Gelora Kadrie Oening. Langkah ini ditempuh demi menjaga fasilitas tetap prima dan meminimalkan potensi kerusakan akibat tingginya intensitas penggunaan.

Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga Dispora Kaltim, Junaidi, mengungkapkan bahwa pembatasan tersebut diatur melalui Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku untuk menjaga fasilitas agar tidak terus menerus digunakan tanpa jeda.

“Karena kalau tidak diatur dalam Perda, penggunaan Gedung Serbaguna ini pasti sudah full dari Januari sampai Desember. Makanya, harus dibatasi,” ujarnya, pada Rabu (13/11/2024).

Gedung Serbaguna ini menjadi salah satu fasilitas yang sangat diminati oleh masyarakat. Berada di sisi kiri halaman parkir Gelora Kadrie Oening, gedung ini kerap digunakan untuk berbagai aktivitas keolahragaan dan acara komunitas. Pengaturan melalui Perda memungkinkan Dispora Kaltim untuk menetapkan prioritas penggunaan berdasarkan skala kebutuhan, sehingga fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan optimal bagi kegiatan olahraga maupun publik lainnya.

Junaidi menjelaskan bahwa pendapatan yang diperoleh dari penyewaan gedung ini sebagian besar dialokasikan untuk biaya pemeliharaan. Menurutnya, upaya pembatasan ini bertujuan untuk menjaga fasilitas agar tetap dalam kondisi baik, meskipun dari sisi pendapatan tidak terlalu signifikan.

“Karena pendapatan yang kami terima juga sebenarnya secara tidak langsung digunakan untuk biaya pemeliharaan. Artinya, dengan adanya pembatasan seperti itu, tingkat kerusakan gedung bisa diminimalisir,” tegas Junaidi.

Ia menambahkan, gedung tersebut diutamakan untuk kegiatan olahraga dan hanya digunakan untuk kegiatan besar tertentu agar tidak membebani pemeliharaan.

“Dengan adanya pengaturan, kami berharap fasilitas ini dapat bertahan lebih lama dan terus bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (ADV/HI)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+