ADAKAH.ID, SAMARINDA – Bakal Calon Walikota petahana, Andi Harun telah mendapatkan dukungan dari Partai Politik (Parpol) untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) nanti dan telah mengantongi nama pendampingnya, yang akan diumumkan dalam waktu dekat ini.
Bakal Calon Walikota petahana tetap konsisten untuk maju dalam Pilkada tahun ini melewati jalur partai politik bukan dari jalur independen.
Sebelumnya, Andi harun telah berencana untuk mengumumkan bakal calon wakilnya pada awal bulan, namun hal tersebut tak kunjung ada. Ternyata hal tersebut dipicu oleh arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra yang melakukan penundaan dalam pengumuman nama-nama baka calon di Pilkada.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Andi Harun pada sela-sela acara diskusi politik bakal calon wakil walikota yang digelar di Coffe Setiah Hari, pada Sabtu 22 Juni 2024, malam.
“Saya baru pulang dari Jakarta untuk menghadap ke pihak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra dan Andi Harun mendapatkan instruksi langsung dari pusat untuk melakukan penundaan dalam pengumuman calon kepala daerah hingg minggu depan,” ungkap Andi Harun.
Menurut KEtua DPD Partai Gerindra Kaltim ini ,ada sedikit perbedaan dari Partai Gerindra,ketimbang partai-partai lain dalam penentuan calon kepala daerahnya. Terkait wakilnya sendiri, menurut AH masih dalam tahap pendalaman dari DPP Partai yang dibentuk oleh Prabowo Subianto tersebut dari nama-nama yang telah mendaftar sebagai kontestan Pilkada nanti.
Lebih lanjut Andi Harun mengklaim,selain Partai Gerindra, diminggu depan lima partai lain telah masuk dalam tahap finalnya untuk mendukungnya maju dalam Pilkada ini. Tinggal menunggu nama bakal wakilnya saja.
“Mungkin salah satunya ada diantara empat orang tadi yang menghadiri diskusi politik,” jelasnya.
Perlu diketahui bahwa bakal calon wakil walikota yang meghadiri agenda ini diantarnya ada Agus Tri Sutanto, Seafudin Zuhri, Saparudin dan Daniel Mahendra Yuniar
Andi Harun pun juga sudah mendapatkan bayangan terkait siapa yang akan mendampinginya, namun ia masih enggan untuk membeberkannya di hadapan publik, mengingat ia harus menunggu hasil dari DPP nantinya. Ia pun juga masih tetap mengantongi tiga nama yang menjadi bakal calonnya kelak.
Andi Harun memberkan bahwa koalisi yang dibentuknya, bukan dari koalisi besar Indonesia maju, untuk menghindari keterbelahan di daerah. Terkait pengumuman, Andi Harun menyatakan ia akan membeberkannya pada minggu depan. (Kal El)
