ADAKAH.ID, SAMARINDA – Di tengah tantangan era modern yang kerap kali membuat generasi muda semakin jauh dari nilai-nilai kebangsaan, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun, anggota DPRD Kalimantan Timur, menggelar kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) di Juanda 6, Samarinda Ulu. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman generasi muda, terutama Generasi Z dan M, terhadap cita-cita yang diamanatkan oleh para pendiri bangsa.
Afif Rayhan Harun menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab negara melalui peran anggota legislatif untuk menghidupkan kembali semangat kebangsaan di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kita ingin mereka mengingat lagi cita-cita The Founding Parents yang termuat dalam pembukaan UUD 1945 alinea keempat,” jelasnya, pada Jumat (16/11/2024).
Menyasar Generasi Z yang Minim Pengetahuan Kebangsaan
Afif secara khusus menyoroti generasi muda sebagai target utama. Menurutnya, mayoritas generasi Z memiliki pemahaman yang minim terkait nilai-nilai dasar kebangsaan seperti Pancasila.
“Hampir 80 persen Gen Z tidak hafal dengan Pancasila. Maka, dalam setiap kesempatan, saya selalu berusaha mengingatkan kembali, baik melalui sosialisasi seperti ini maupun ketika reses,” ungkap Afif.
Ia menambahkan, pendekatan langsung kepada anak muda menjadi prioritasnya. Baginya, kelompok usia ini perlu lebih aktif terlibat dan memahami sejarah bangsa agar semangat kebangsaan mereka tidak tergerus arus globalisasi.
“Apa yang saya tahu, harus benar-benar mereka tahu. Apa yang mereka tahu, juga harus saya pahami,” tegasnya.
Kendala dan Tantangan di Lapangan
Afif juga mengakui tantangan dalam menggerakkan partisipasi pemuda, khususnya di Samarinda.
“Kadang ada satu orang yang aktif, tapi kalau dia tidak datang, yang lain juga ikut absen. Ini berbeda dengan Makassar, di mana gairah untuk kegiatan kebangsaan jauh lebih tinggi,” kata Afif.
Meski demikian, ia tetap optimis dan terus berupaya membangkitkan semangat generasi muda melalui berbagai inisiatif, termasuk diskusi publik bersama organisasi kepemudaan seperti IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) dan kelompok lainnya.
Afif berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi juga mampu memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kesadaran kebangsaan, khususnya di kalangan generasi muda.
“Kita tidak bisa membangun bangsa tanpa mereka. Merekalah masa depan negeri ini,” pungkasnya.
Sekadar infromasi, dalam kegiatan Sosbang ini, Afif turut menggandeng narasumber berpengalaman seperti Yaqub Anani, S.Sos., dan Alfian, S.H., M.H., untuk memperkaya wawasan peserta. Melalui paparan mereka, para peserta diajak memahami lebih dalam tentang nilai-nilai luhur Pancasila dan cita-cita bangsa sebagaimana tertuang dalam pembukaan UUD 1945. (HI)
