ADAKAH.ID, SAMARINDA – Seni adalah kreatifitas tanpa batas ruang dan waktu.
Menceritakan sesuatu kehidupan masyarakat tak melulu dengan tutur suara. Melalui karya visual, juga tak kalah seru.
Seperti pameran visual yang sedang diselenggarakan Samarinda Design Hub, berkolaborasi dengan Jinantra Studio Jalan Wahid Hasyim II, Perum TVRI Graha Asri 4A, Sempaja Selatan.
Pameran tersebut mengusung tema Samarinda Dalam Grafis. Dimulai sejak hari ini, 13 – 21 Agustus 2022 mendatang.
Founder Samarinda Design Hub, Ramadhan S Pernyata mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menghadirkan cerita – cerita kota Samarinda dari sudut pandang berbeda, utamanya para ilustrator.
“Jadi semacam antologi karya lah, tapi dalam bentuk yang bercerita tentang Samarinda,” ujar Ramadhan melalui sambungan telepon, Sabtu (13/8/2022).

Pameran visual semacam ini belum dikenal baik masyarakat, terlebih kawula muda. Sebab itu Ramadhan ingin memulainya di Samarinda. Pameran itu disebutnya lebih dulu digelar di kota Bandung dan Jakarta garapan seniman ilustrator.
Padahal dari karya visual dapat menjadi sarana berkisah dan mengkritisi apa saja yang terjadi.
“Jadi bentuk kepedulian kami tidak marah-marah atau demo di jalan, bentuk kecintaan kami dengan berkarya dari sudut pandang masing-masing,” jelasnya.
“Sebagian karya ada yang mengkritisi, seperti tentang banjir yang sering menyerang kota Samarinda, ada tentang jalanan yang rusak, tapi ada juga yang romance, dan perpektif lain. Tugas saya hanya mengumpulkan saja,” imbuhnya.
Ramadhan membeberkan, karya-karya Samarinda Dalam Grafis akan dicetak jadi buku. Hasil penjualan 100 persen akan disumbangkan ke panti sosial perlindungan anak.
Ramadhan berharap, dengan hadirnya pameran karya illustrator Samarinda ini dapat mewarnai dunia pendidikan, bahwa galeri semacam ini dapat menjadi sarana edukatif bagi masyarakat.
“Ya muatannya tentang kecintaan terhadap kota kita sendiri. Seperti di Bandung kan indeks kebahagiaan agak tinggi, jadi masyarakat itu pride (Bangga) dengan Bandungnya,” ungkapnya
“Mudah-mudahan setalah pameran ini warga Samarinda punya kebanggan kota juga, minimal dari ilustratornya,” pungkasnya. (Sam)
