Borneo FC Samarinda Buktikan Curi Poin di Kandang Persik Kota Kediri

Caption: Striker Tajam ; 2 Gol Matheus Antonio Souza dos Santos (Pato) antar Kemenangan Borneo FC Samarinda atas Persik Kediri Jum'at (12/8). (Foto ; Media Resmi Borneo FC) (Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Laga tandang Borneo FC Samarinda pekan ke—empat BRI Liga 1 Indonesia berjalan dengan mulus di Kota Kediri, Jatim hari Jum’at (12/8/2022) kemarin sore.

Skor akhir 1-2 Persik Kediri versus Borneo FC di Stadion Brawijaya berhasil menambah pundi poin dan gol.

Kendati begitu, saat menjamu Pesut Etam—julukan Borneo FC Samarinda, Persik Kediri tampil agresif di babak pertama. Peluang keduanya juga gagal menjadi gol hingga babak pertama berakhir.

“Ini laga yang sangat indah. Seperti yang saya katakan sebelumnya (Kamis) tim lawan sangat agresif untuk bisa mencetak gol. Di babak pertama, skor 0-0 dan kami kesulitan mencari celah akibatnya passing jadi kurang bagus. Selain itu bermain di cuaca yang panas membuat pertandingan menjadi tidak mudah,” kata Coach Borneo FC, Milomir Seslija pada sesi jumpa pers seusai pertandingan.

Di babak kedua, tim Macan Putih—julukan Persik tidak mengendurkan serangannya kepada tim tamunya Borneo FC.

Walhasil, gol pertama berhasil merobek jala gawang Dwi Kuswanto di menit 63 umpan pasing dari lini kanan diselesaikan dengan baik Yusuf Meilana.

Tertinggal satu gol, membuat Diego Michiel dan kawan-kawan termotivasi mengejar ketertinggalan.

Kerja keras tim Pesut Etam membangun serangan berbuah hasil, Matheus Pato berhasil membalas dan memperkecil potensi kekalahan di menit 65.

“Saya rasa ini laga yang sangat bagus. Di babak kedua adalah waktu terbaik bagi kami untuk mencetak gol. Saya bangga dengan para pemain saya karena bisa membalas gol yang diciptakan lawan lebih dulu,” imbuhnya.

Selebrasi Gol Balasan Pertama Pato ke Gawang Persik Kediri. (Foto ; Media resmi Borneo FC Samarinda)

Selang 10 menit, penyerang anyar Borneo FC yang juga top skor piala Presiden itu kembali memberikan gol kemenangan lewat tendangan bebas keras terarah yang tidak mampu diamankan kiper Persik.

Hingga peluit panjang wasit Dwi Susilo asal DKI Jakarta, Pesut Etam berhasil meraih hasil maksimal dan mengemas sembilan poin di empat laganya.

“Terima kasih kepada tim lawan yang bermain secara fairplay dan juga supporter yang luar biasa. Persik Kediri merupakan tim yang sulit kami kalahkan,” ungkapnya.

Sementara itu, penjaga gawang Borneo FC, Dwi Kuswanto bersyukur dengan kemenangan tim Pesut Etam di kandang Persik kota Kediri.

“Seperti diawal sebelum kami bertanding, motivasi kami besar untuk menang. Alhamdulilah, kami mencuri tiga poin di Kediri,” tutup pemain yang pernah merumput di Kediri tersebut. (Joy)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+