Raperda Pertanggungjawaban APBD 2021 Disetujui, Wali Kota Samarinda Tanggapi Pendapat Fraksi

Wali Kota Samarinda Andi Harun Menanggapi Pendapat Fraksi DPRD Samarinda terkait Raperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD 2021
Caption: Wali Kota Samarinda Andi Harun Menanggapi Pendapat Fraksi DPRD Samarinda terkait Raperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD 2021(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Kompak, seluruh fraksi partai politik di DPRD Samarinda menyetujui Rancangan Peraturan (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD kota Samarinda Tahun Anggaran 2021, pada Rapat Paripurna DPRD Kota Samarinda Masa Persidangan II Tahun 2022, Rabu (20/7/2022) malam.

Agenda paripurna diawali dengan penyampaian pandapat akhir dari tujuh fraksi secara berurut, antara lain Gerindra, Golkar, PKS, Demokrat, Nasdem, PAN, fraksi Kebangkitan Pembangunan, dan PDI. Terdapat beberapa catatan, namun seluruhnya menyatakan persetujuannya.

Untuk diketahui, rapat paripurna diikuti seluruh anggota dewan sejumlah 33, sebagian besar terlibat secara langsung, beberapa lainnya secara virtual.

Kemudian agenda dilanjut dengan penyampaian pendapat akhir sekaligus jawaban dari Wali Kota Samarinda, Andi Harun.

“Pertama, saya ucapkan terimakasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Samarinda termasuk fraksi-fraksi yang menyatakan persetujuannya terhadap laporan pertanggung jawaban APBD (tahun anggaran 2021),” ujar Andi Harun kepada awak media usai rapat paripurna tersebut.

Sementara itu, AH menanggapi soal catatan yang disampaikan fraksi – fraksi, bahwa secara kelesuruhan realisasi telah sebagian berjalan. Dirinya menyatakan akan meningkatkan pencapaian baik secara kualitas maupun kuantitas.

“Misalnya Probebaya di tahun 2021 hanya 59 (RT), teman – teman di Dewan meminta agar seluruh RT diberi, nah itu juga sudah berjalan kan di tahun 2022,” jelasnya.

“PAD juga terjadi peningkatan, kemudian jalan juga, yang memerlukan penambalan kita tambal, yang memerlukan rehab total kita lakukan,” imbuhnya.

Foto Bersama Wali Kota Andi Harun dengan pimpinan DPRD Samarinda usai Rapat Paripurna Masa Persidangan II Tahun 2022
Foto Bersama Wali Kota Andi Harun dengan pimpinan DPRD Samarinda usai Rapat Paripurna Masa Persidangan II Tahun 2022

Hanya memang, lanjut AH, realisasinya dilakukan secara bertahap lantaran anggaran yang terbatas. Menurutnya, Samarinda yang luas wilayahnya 718 kilometer persegi, serta memiliki ribuan ruas jalan memerlukan pengerjaan secara berkala.

“Tentu tidak hanya dalam setahun, tapi kita upayakan setiap tahun ada peningkatan jumlah maupun kualitas,” jelasnya.

Seperti halnya salah satu dari 10 program unggulan Andi Harun – Rusmadi Wongso yakni penanggulangan banjir, ia mencontohkan, bahwa masyarakat telah merasakan dampaknya.

AH tak menampik masih terjadi banjir, namun air lebih cepat menyurut, bahkan dirinya berani mengatakan titik rawan banjir telah berkurang.

“Katakanlah di Bengkuring, alhamdulillah tidak ada lagi banjir yang membuat (warga) harus mengungsi, kenapa, karena kita telah berhasil melakukan pelabaran sungai, kemudian tahun ini akan kita bangun turap (Sungai) sepanjang 1600 meter di sekitar Bengkurin” terangnya.

Pemilik jargon Berani Berubah itu optimis, pada tahun 2023 nantinya penanggulangan banjir di kota Tepian akan semakin signifikan, terutama di Bengkuring. Artinya, kualitas lingkungan akan mengalami peningkatan menjadi lebih baik, bahkan potensi ekonomis akan tumbuh lantaran membaiknya kualitas permukiman dan juga lahan.

“Jadi semua, pelan – pelan secara bertahap kita perbaiki,” pungkasnya.

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+