ADAKAH.ID, SAMARINDA – Sekretaris Dewan (Sekwan) Perwakilan Rakyat Daerah Samarinda, Agus Tri Sutanto menaruh harapan besar kepada para juara kompetisi bulu tangkis usia dini, kelak menjadi atlet kelas dunia.
“Semoga satu di antara atlet bulu tangkis yang ada di Kota Samarinda bisa menjadi pemain kelas dunia,” ungkap Agus Tri Sutanto saat menyampaikan sambutan penutup di Lapangan Sekretariat DPRD Samarinda, Senin (11/7/2022).
Kompetisi yang ditenggarai Sekretariat DPRD Samarinda bekerja sama dengan Pemerintah kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) ini berlangsung sejak 4 Juli hingga 8 Juli, dan final pada 11 Juli 2022.
Agus sapaan akrab Sekwan Samarinda mengatakan, apa yang telah diraih pada kompetisi kali ini menjadi bekal prestasi para peserta di masa mendatang.
“Terima kasih untuk para pembina klub. Selaku peminat, seluruh pelatih PB yang terus membina para atlet muda,” ucap Agus saat memberikan sambutan penutup.
Ia mengharapkan dan memohon doa kepada masyarakat Samarinda, agar dapat memiliki kesempatan untuk menggelar event yang sama pada bulan Desember 2022 mendatang.
Di kesempatan yang sama, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Disporapar Samarinda, Supriyatmono mewakili Plt Kepala Disporapar Samarinda, Muslimin menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kompetisi tersebut.
Supriyatmono mengutarakan turnamen bulu tangkis usia dini tersebut sebagai bentuk sinergi dukungan Disporapar Pemkot Samarinda dan Sekretariat DPRD Samarinda.
Turnamen itu ditambahnya lagi, jadi salah satu parameter pembinaan atlet berbakat yang ada dalam klub-klub bulu tangkis di kota Samarinda.
“Saya berharap, agar kegiatan turnamen seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia pelaksana (Panpel) Alfian Noor menuturkan kompetisi bulu tangkis usia dini tersebut adalah angin segar bagi pembinaan atlet bulu tangkis Indonesia terlebih kota Samarinda.
Sejak tahun 2019, jelas Alfian Noor, turnamen bulu tangkis usia dini masih minim dilaksanakan. Kompetisi cenderung dilaksanakan untuk pemain senior. Ia berharap kompetisi kali ini dapat memacu klub – klub bulu tangkis junior dapat berkembang dan semakin maju.
“Kegiatan ini bisa memacu mental bertanding dan juara para atlet bulu tangkis junior Samarinda,” terangnya.
Anggota Bidang Kepemudaan Disporapar Pemkot Samarinda itu juga berharap ke depan ada pemain kota Samarinda masuk dalam skuad tim Pekan Olahraga Nasional (PON), sehingga tak kalah dengan prestasi bulu tangkis yang sudah berkembang seperti pulau Jawa.
“Semoga event seperti ini (junior) terus berlanjut, karena kurun waktu enam tahun belakangan ini sangat jarang dilaksanakan turnamen,” pungkasnya
Sebagai informasi, kompetisi itu diikuti 112 peserta dari 12 klub, yakni untuk pra usia dini di bawah 5 tahun, lalu usia dini 5-7 tahun dan usia dini 7-9 tahun, serta pemula dari usia 9-11 tahun.
(Sam/Yos)
