Instagram, SAMARINDA – Mal Pelayanan Publik disebut – sebut dapat memberikan kemudahan serta mempercepat perizinan dan layanan lainnya.
Pemerintah kota Samarinda juga mengharapkan layanan satu pintu ini dapat mencegah praktik transaksional atau pungli.
Gedung baru Mal Pelayanan Publik (MPP) yang diresmikan beberapa pekal laluitu berada di Jalan Pahlawan, Samarinda.
Ada 163 layanan dari masing – masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bisa diakses masyarakat dalam satu atap.
Menanggapi kerja besar Pemkot tersebut, Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Kamaruddin yakin bahwa jajaran pemkot dapat melayani masyarakat secara optimal.
“Jelas keberadaan kantor Mal Pelayanan Publik itu bisa memaksimalkan pelayanan kepada publik,” ujar Kamaruddin diwawancarai, Sabtu (29/1/2022).
Sejalan dengan harapan Wali Kota Samarinda Andi Harun untuk memangkas panjangnya birokrasi perizinan dan menekan biaya perizinan.
Kamaruddin juga memimpikan hal yang sama, menutup celah makelar perizinan, dan memutus lingkaran setan praktik dugaan percaloan.
“Pelayanan satu pintu ini bisa meminimalisir pungli,” kata Kamaruddin.
Politisi PAN itu menambahkan, berkaca pada temuan kasus pungli kepengurusan tanah di Kelurahan Sungai Kapih menjadi perhatian bersama. Pasalnya, pejabat yakni Lurah harus berurusan dengan polisi dan di bui.
“Calo – calo ini banyak, tidak bisa dipungkiri orang dalam yang bermain. Jadi harapannya bisa meminimalisir lah,” tambahnya.
Kemudahan pelayanan publik turut didukung kemajuan teknologi, masyarakat diminta beradaptasi dengan alur pelayanan online.
Ketua fraksi partai NasDem merespon harapan tersebut terkait layanan menggunakan perangkat teknologi via online.
Maka sangat penting masyarakat juga mengetahui alur penggunaan layanan yang disediakan MPP. Sebab tak semua masyarakat mengerti dalam menggunakan layanan digital.
“Petugas juga wajib mengarahkan atau membantu,” tandasnya. (Adv)
