ADAKAH.ID, SAMARINDA – Masuknya Puncak Steling dalam nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2026 menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Samarinda.
Di balik pencapaian tersebut, Komisi II DPRD Kota Samarinda melihat adanya peluang besar untuk mendorong kemajuan sektor pariwisata daerah, asalkan diikuti dengan pengelolaan yang lebih serius dan berkelanjutan.
Menanggapi hal tersebut, anggota komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan mengakui Samarinda memiliki beragam destinasi wisata yang potensial untuk dikembangkan.
Mulai dari wisata budaya, wisata alam, hingga wisata berbasis komunitas dinilai mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan apabila didukung dengan perencanaan dan pengelolaan yang terintegrasi.
Beberapa destinasi yang dinilai memiliki potensi besar antara lain Desa Budaya Pampang, Kampung Ketupat, wisata susur Sungai Karang Mumus, hingga Puncak Steling yang belakangan menjadi salah satu tujuan wisata favorit masyarakat.
“Potensi wisata di Samarinda sebenarnya besar. Ada wisata budaya, alam, sampai wisata perkotaan. Namun pengelolaannya memang belum maksimal sehingga belum memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat sekitar,” ungkap Viktor sapaan karibnya, Jum’at (29/5/2026).
Lebih lanjut, Viktor menilai salah satu tantangan utama pengembangan pariwisata di Samarinda adalah belum terintegrasinya promosi, pengelolaan destinasi, dan penyelenggaraan agenda wisata.
Untuk itu, komisi II DPRD Samarinda telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Pemberdayaan dan Pengelolaan Wisata Daerah yang bertugas menyusun konsep pengembangan pariwisata yang lebih terarah, termasuk memperkuat penyelenggaraan festival dan kegiatan wisata secara rutin.
“Pansus ini fokus agar sektor wisata Samarinda berkembang melalui dukungan kegiatan dan festival yang berkelanjutan sehingga kunjungan wisatawan tidak hanya ramai pada momen tertentu,” ucap Viktor.
Selain itu, politisi dari partai Demokrat tersebut juga mendorong penyusunan kalender event daerah, DPRD juga mengajak pihak swasta dan investor lokal untuk terlibat dalam pengembangan kawasan wisata.
“Kami ingin pariwisata berkembang bukan hanya untuk menarik wisatawan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar. Jika dikelola secara serius, saya yakin wisata Samarinda bisa tumbuh lebih besar dan berdaya saing,” tutup Viktor. (ADV)
