Dispora Kukar Matangkan Pembangunan Lapangan Tenis di Pulau Kumala untuk Dorong Sport Tourism

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni
Caption: Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni(Adakah.id)

ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA – Upaya menghidupkan kembali Pulau Kumala sebagai destinasi wisata unggulan terus digiatkan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Salah satu langkah strategis hadir dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar yang tengah mengkaji pembangunan lapangan tenis sebagai fasilitas olahraga modern yang dapat menjadi daya tarik wisata baru di kawasan tersebut.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan bahwa pihaknya kini fokus mengevaluasi efektivitas penggunaan lahan Pulau Kumala.

Ia menegaskan bahwa setiap pembangunan harus dirancang secara matang agar keberadaannya tidak hanya menunjang aktivitas olahraga, tetapi juga mampu mendukung pengembangan Pulau Kumala sebagai kawasan wisata terpadu.

“Kami sedang meninjau kembali efektivitas lahan yang akan digunakan. Olahraga seperti tenis ini juga bisa dilakukan malam hari, jadi kami ingin memastikan fasilitas yang dibangun nanti benar-benar bisa dimanfaatkan dengan optimal,” ujarnya.

Dispora Kukar ingin memastikan konsep sport tourism berjalan beriringan dengan rencana besar Pemkab Kukar dalam revitalisasi Pulau Kumala.

Menurut Ali, keberadaan fasilitas olahraga yang lengkap dapat memperluas segmen wisatawan serta menghadirkan alternatif rekreasi yang lebih variatif.

“Kami sepakat dengan seluruh OPD bahwa Pulau Kumala akan dikembangkan menjadi destinasi wisata terpadu. Dispora siap mendukungnya melalui kegiatan olahraga, baik modern seperti tenis, maupun olahraga tradisional yang juga akan kami laksanakan di sana,” jelasnya.

Selain rencana pembangunan lapangan tenis, Dispora Kukar juga tengah mempersiapkan sejumlah agenda besar olahraga tahun depan.

Tiga event utama yang akan diselenggarakan yakni Pekan Olahraga Pelajar (POP), Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), dan Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov).

“Tahun depan ada tiga even besar yang harus kami siapkan, yaitu POP, POPDA, dan Peparprov. Semua memerlukan anggaran yang cukup besar, mulai dari biaya kontingen, transportasi, hingga perlengkapan tanding,” ungkapnya.

Karena itu, koordinasi lintas OPD menjadi langkah penting untuk menyesuaikan ketersediaan anggaran daerah dengan prioritas pembangunan. Ali memastikan seluruh kegiatan tetap berjalan seimbang tanpa mengganggu program yang sudah direncanakan.

“Kami akan duduk bersama dengan OPD lain untuk menyusun mekanisme pembiayaan yang proporsional, agar semua kegiatan, baik pembangunan fasilitas maupun penyelenggaraan even olahraga, bisa berjalan seimbang,” tambahnya.

Dispora Kukar berharap pembangunan fasilitas olahraga ini tidak hanya menjadi ruang pembinaan atlet, tetapi juga menjadi magnet baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Tenggarong.

“Kami ingin Pulau Kumala kembali dikenal sebagai ikon wisata sekaligus pusat kegiatan olahraga di Kukar. Dari sektor olahraga, kami siap memberikan dukungan penuh,” pungkas Ali. (Adv)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+