ADAKAH.ID, BERAU – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Syarifatul Sya’diah, menegaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur menjadi kunci utama pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Berau. Meski memiliki destinasi bahari unggulan seperti Kepulauan Derawan, sektor pariwisata daerah ini masih terkendala akses dan fasilitas yang belum memadai.
“Tanpa akses yang lancar dan fasilitas yang baik, pengembangan pariwisata tidak akan maksimal. Oleh sebab itu, pembangunan infrastruktur harus terus dipacu,” ujar Syarifatul, Sabtu (21/6/2025).
Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas jalan, transportasi, serta fasilitas pendukung seperti pelampung keselamatan di kawasan wisata bahari. Infrastruktur yang memadai, kata Syarifatul, tidak hanya mempermudah akses wisatawan, tetapi juga meningkatkan minat investor untuk menanamkan modal di sektor pariwisata.
Menurut legislator perempuan ini, peningkatan fasilitas dan aksesibilitas sangat vital agar kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara meningkat signifikan, yang pada akhirnya berdampak positif pada ekonomi masyarakat lokal.
Upaya pemerintah provinsi untuk mengurangi ketergantungan ekonomi Berau pada sektor tambang juga selaras dengan strategi ini. Diversifikasi ekonomi melalui pengembangan pariwisata diharapkan menjadi alternatif penghasilan baru bagi masyarakat.
“Peningkatan kualitas infrastruktur menjadi modal penting untuk menjadikan Berau destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Berau mengakui infrastruktur yang terbatas menjadi kendala utama pengembangan pariwisata. Meski beberapa langkah sudah dilakukan, seperti promosi wisata melalui videotron di Balikpapan dan pengembangan destinasi lokal, upaya ini perlu didukung dengan pembangunan jalan dan fasilitas pendukung lainnya agar potensi wisata Berau bisa dimaksimalkan.
(adv/dprdkaltim/o)
