ADAKAH.ID, SAMARINDA – Komisi I DPRD Kalimantan Timur menyoroti kondisi Kantor Badan Penghubung Pemprov Kaltim di Jakarta yang dinilai belum memadai. Anggota Komisi I, Baharuddin Demmu, meninjau gedung dan berdialog langsung dengan pengelola.
Baharuddin menegaskan bangunan yang baru beberapa tahun digunakan telah menunjukkan kerusakan struktural, termasuk kebocoran atap, sehingga perlu penanganan serius.
“Perbaikan setengah-setengah justru akan memboroskan anggaran. Kalau perlu rehab total, harus segera dilakukan,” tegas legislator PAN itu, Senin (26/5/2025).
Ia menambahkan, Kantor Penghubung memiliki peran vital sebagai ujung tombak Pemprov Kaltim di Jakarta, baik untuk mendukung kegiatan resmi maupun pelayanan warga. Karena itu, evaluasi menyeluruh tidak hanya mencakup struktur gedung, tetapi juga fasilitas pendukung, kenyamanan mess, dan layanan publik.
Menanggapi hal tersebut, Kasi Promosi dan Informasi Badan Penghubung, Endang Sri Wahyuni, menyatakan pihaknya berupaya maksimal menjalankan tugas, meski kapasitas gedung terbatas dan kebutuhan warga meningkat. Beberapa pengembangan fasilitas telah diajukan untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan.
Baharuddin menekankan, perbaikan kantor bukan sekadar soal fisik, tetapi juga mencerminkan citra pemerintah daerah di ibu kota.
“Ini soal martabat dan profesionalisme. Kantor Penghubung harus mampu menjadi representasi yang membanggakan, sekaligus melayani rakyat Kaltim dengan optimal,” pungkasnya.
(adv/dprdkaltim/o)
