Dispar Samarinda Gelar Festival Mahakam, Kegiatan Dipusatkan di Taman Bebaya

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Masyarakat Samarinda akhirnya bisa kembali menikmati Festival Mahakam yang akan digelar pada tanggal 5 higga 7 bulan November 2021.

Festival tahunan tersebut berpusat di Taman Tepian Samarinda yang telah resmi diberi nama Taman Bebaya terletak di Jalan Slamet Riyadi, Karang Asam Ilir, Sungai Kunjang.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Samarinda, I Gusti Ayu Sulistiani mengatakan pelaksanaan Festival Mahakam 2021 tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Pasalnya dampak pendemi Covid-19 mengharuskan pesta rakyat tahunan tersebut absen di tahun sebelumnya karena penyebaran Covid-19.

Beberapa perlombaan yang menjadi magnet dalam Festival Mahakam, namun dapat dipastikan jika kegiatan yang melibatkan kerumunan dipastikan akan ditiadakan.

“Beberapa atraksi yang biasanya digelar di Sungai Mahakam sekarang kami tiadakan. Hanya perahu hias yang akan digelar di sungai. Jadi acara terfokus di Taman Bebaya dan lokasi yang berada di dalam ruangan,” kata Ayu sapaannya, Jumat (29/10/2021).

Gelaran Festival Mahakam 2021 juga bertepatan dengan pertemuan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Regional Kalimantan. Tidak hanya itu, beragam lomba yang melibatkan masyarakat dan pameran dari usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Tepian bakal menyemarakkan Festival Mahakam.

Mengenai target dalam pelaksaan festival tersebut, Ayu tidak ingin berbicara lebih jauh mengenai kunjungan wisatawan yang hadir dalam Festival Mahakam, ia tetap menyakini jika pada tahun ini tak kalah meriah dari tahun sebelumnya.

Begitu juga dengan keterilbatan pelaku usaha perekonomian dan UMKM di Samarinda, disebutkan Ayu akan ikut memeriahkan pelaksanaan tersebut.

Ia mengatakan jika yang terpenting adalah semua pelaku ekonomi dan pariwisata di Samarinda bisa kembali beraktivitas usai beragam pembatasan imbas pandemi Covid-19, Festival Mahakan menjadi salah satu langkah awal memulai kembali pemulihan ekonomi di Kota Tepian.

“Yang penting semuanya bisa berjalan meski secara perlahan. Teman-teman pelaku UMKM, Ekraf serta Pariwisata sudah rindu untuk beraktivitas sehingga kami sedikit demi sedikit mulai membuka keran agar mereka bisa beraktivitas lagi,” pungkasnya. (*)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+