ADAKAH.ID, SAMARINDA – Kejuaraan Bola Basket 3×3 Piala Gubernur Kaltim 2024 yang berlangsung di BigMall Samarinda telah menunjukkan potensi besar dalam mengalihkan perhatian remaja dari kenakalan menuju aktivitas yang lebih positif.
Sebanyak 225 tim dan hampir 900 atlet muda yang terlibat, acara ini bukan hanya kompetisi semata, melainkan sarana untuk membentuk karakter dan membangun kedisiplinan di kalangan peserta. Kegiatan olahraga seperti ini terbukti memiliki dampak sosial yang luas, terutama bagi remaja.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim, Rasman Rading, menekankan pentingnya melibatkan remaja dalam kompetisi untuk menghindarkan mereka dari pengaruh negatif.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak muda dilatih untuk berpikir lebih produktif, menjaga kesehatan, dan berfokus pada pengembangan diri,” katanya, pada Kamis (31/10/2024).
Ia juga menambahkan bahwa berlatih dalam kompetisi ini memberi kesempatan untuk meningkatkan keterampilan dan mental para peserta, yang menjadi fondasi penting bagi generasi yang lebih sehat dan berprestasi.
Olahraga, menurut Rasman, berfungsi sebagai pelajaran hidup di luar kelas. Dengan berkompetisi, remaja belajar tentang kerja keras, persaingan sehat, dan bagaimana menghargai prestasi orang lain. Hal ini mengurangi potensi kenakalan yang sering terjadi saat mereka tidak memiliki aktivitas yang konstruktif.
“Kejuaraan ini adalah bagian dari upaya untuk memasyarakatkan olahraga dan memberikan alternatif positif bagi anak-anak muda,” imbuhnya.
Selain itu, Rasman juga berharap kegiatan seperti ini dapat menarik lebih banyak partisipasi dari kalangan masyarakat umum, dengan tujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat. Ia menilai bahwa keberhasilan acara ini sangat bergantung pada dukungan banyak pihak, baik pemerintah maupun sektor swasta.
Rasman mengajak pengurus cabang olahraga (Pengcab) dan pengurus provinsi (Pengprov) PERBASI untuk terus melakukan pembinaan bakat.
“Harapan kami, atlet yang mulai tampil di event seperti ini bisa dibina lebih lanjut agar nantinya menjadi atlet profesional,” tutupnya.
