ADAKAH.ID, SAMARINDA – Wali Kota Kota Samarinda, Andi Harun menjadi narasumber dalam acara Temu Wilayah Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Seluruh Indonesia (ILMISPI) Kalimantan.
Kegiatan diselenggarakan BEM FISIP UNMUL dalam rangka peringati 1 dekade ILMISPI Kalimantan, di gedung UNMUL HUB hari Rabu (23/04/2024) mengusung tema Wujud Pemerintah Dalam Menopang Indonesia Emas 2045.
Dihadiri perwakilan rektorat, yakni Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Lambang Subagiyo, M.Si, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dr. Finnah Fourqoniah, S.Sos.,MA, Presiden BEM KM UNMUL Naufal Banu, lembaga kemahasiswaan tingkat fakultas dan program studi di lingkungan FISIP UNMUL, serta peserta dari perwakilan lembaga mahasiswa (BEM FISIP) dari berbagai kampus se- kalimantan.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengaku gembira dengan tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut, dikarenakan bertepatan dengan adanya penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) oleh Pemerintah pusat hingga daerah menuju pembangunan indonesia emas 2045.
“Saya senang dengan tema ini karena hari ini pemerintah dari pusat sampai daerah sedang menyusun RPJPD tahun 2025 – 2045 yang merupakan, penjabaran dari visi Indonesia emas, visi Indonesia emas itu adalah membangun nusantara yang berdaulat dan maju” ujar AH sapaan Andi Harun.
Dia juga menyampaikan, pemerintah terus mendorong peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan, guna mempersiapkan diri memasuki bonus demografi.
Dengan begitu upaya yang dilakukan salah satunya mendorong seluruh generasi yang diperkirakan sekitar 70 persen pada 2045 adalah usia produktif antara 15 sampai 64 tahun menyadari akan tiga hal, yaitu pengetahuan, kedua skil / kemampuan, dan Teknologi.
“Kita juga akan memasuki demographic dividend atau bonus demografi yang sumbu utamanya adalah sumber daya manusia melalui fasilitasi pendidikan,” ungkap mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim itu.
Ayah tiga anak itu berpesan kepada Mahasiswa untuk tetap kritis, mampu mengembangkan potensi diri, dan menguasai minimal satu bahasa asing. serta melatih diri untuk menjadi lebih produktif.
“Pada akhirnya 2045 kita akan menjadi kontributor terhadap indonesia yang sejahtera, jadi disana tidak hanya tersedia lapangan pekerjaan, tapi kita akan menyediakan lapangan pekerjaan yang akan menopang pertumbuhan ekonomi kita,” harapnya.
Sementara itu, Presiden BEM FISIP UNMUL, Muhammad Maulana saat diwawancarai mengungkapkan rasa terimakasih kepada Wali Kota Kota Samarinda, Andi Harun atas kesediaannya menjadi narasumber di acara Temu Wilayah ILMISPI Kalimantan, serta menyampaikan pendapatnya terhadap kinerja Walikota Kota Samarinda Andi Harun sudah lebih baik, terlihat dari pada segi pembangunan Kota Samarinda.
“Kami menilai kinerja Wali Kota Samarinda sangat bagus, semisal dalam hal ini adalah pembangunan jalan, lalu soal banjir. Sebagai mahasiswa tentu kami tetap melakukan pengawalan untuk pembangunan kota yang lebih,” singkatnya. (Adv)
