Penundaan Liga 1 Menuai Respon Beragam dari Klub Sepak Bola Indonesia

Caption: Logo Resmi Liga 1 Indonesia - Istimewa(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Keputusan PSSI sebagai induk tertinggi Sepak bola Indonesia menunda jadwal Liga 1 Indonesia tentu saja menimbulkan respon beragam bagi para klub-klub yang berkompetisi di Liga domestik.

Klub-klub Liga 1 Indonesia sangat dirugikan sekali atas keputusan PSSI yang mendadak ini. Mulai dari waktu hingga keuangan klub menjadi korban akibat penundan jadwal kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Contohnya saja seperti Borneo FC, pihak managemen Pesut etam dibuat dilema akibat keputusan ini. Apakah mereka tetap mengumpulkan para pemain atau memulangkan mereka sementara waktu. Sebab saat diumumkannya kompetisi dihentikan sementara waktu, belum ada keputusan kapan lanjutan Liga 1 digulirkan kembali.

“Untuk sementara Borneo FC tetap menjalani latihan seperti biasa di Borneo Trainning Centre di kawasan GOR Kadrie Oening, Sempaja, meski pemain tahu semua laga di April ditunda,” Tutur Head Media Officer Borneo FC, Brillian Sanjaya (01/04/2024).

Dikatakan Brili, libur memang akan diberikan kepada pemain jelang Lebaran nanti. Namun setelah mengetahui kompetisi dihentikan, kemungkinan libur yang awalnya tak lama ini akan jauh lebih panjang. Sebab PSSI dan PT LIB sudah memutuskan kompetisi libur selama empat pekan.

“Jadi sekarang semua klub menanti pengumuman soal kapan kompetisi dilanjutkan. Kami dapat kabar, Rabu (3/4) akan ada rapat exco yang memutuskan soal kelanjutan kompetisi Liga 1,” ungkapnya.

Dihentikannya sementara waktu kompetisi saat ini, disebut Brili akan merugikan semua tim Liga 1, terutama soal finansial yang dipastikan lebih membengkak.

“Keputusan induk sepakbola Indonesia yang tanpa komunikasi sama klub ini harus diikuti karena mereka sudah keluarkan aturan,” tegasnya.

Berbanding terbalik dengan Borneo FC, PSIS Semarang sebagai klub yang mengejar tiket Championship Series menerima keputusan ini dengan lapang dada.

“Kami hormati keputusan tersebut dan kami juga mendoakan supaya Timnas U23 berprestasi karena kami sebagai klub juga sudah berkorban untuk ditundanya kompetisi Liga 1. Dan kami pun akan melepas beberapa pemain kami ke Timnas U23 sesuai komitmen kami mendukung Timnas berprestasi,”  ucapYoyok Sukawi selaku Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang. (Kal El)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+