ADAKAH.ID, SAMARINDA – Setelah sukses menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Usia dini 6 cabang olahraga (cabor), pada Jumat (24/11/2023), Desain Besar Olahraga Nasional( DBON) Kaltim kembali menggelar Kejurprov usia dini untuk 3 Cabor.
Ketiga cabor tersebut masing-masing ialah Senam, Wushu dan Balap Sepeda.
2 cabor dipertandingkan di Hotel Atlet Gor Kadrie Oening dan satu cabor dipertandingkan di lintasan Alaya.
Ketika membuka Kejurprov pagi tadi , Kadispora Kaltim Agus Hari Kesuma (AHK) menyatakan kebangganya terhadap perkembangan olahraga prestasi khususnya dikalangan usia dini di daerah ini.
Antusias dari para atlet usia dini dan didukung pelatih yang handal serta disuport para orang tua, menjadi modal berharga untuk mencetak atlet potensial.
“DBON sebagai leading sektor pembinaan atlet usia dini, diharapkan konsisten dalam meracik atlet muda daerah ini secara profesional,” ujarnya.
Hal yang sama juga dikemukakan Kepala Pelaksana Sekretariat DBON Kaltim, Zairin Zain yang menyatakan keseriusannya dalam melakukan pembinaan pada atlet usia dini.
Dijelaskan, bila dalam kejurprov 6 cabor sebelumnya, pihaknya telah merekrut 120 atlet potensial. Sementara dalam Kejurprov 3 cabor kali ini, akan direkrut 60 atlet lagi.
“Sehingga nantinya, akan dihasilkan 180 atlet pilihan yang siap untuk dibina secara serius,” tegasnya.
Pada bulan Desember nanti, akan dilanjutkan kejurprov dari sisa 14 cabor yang menjadi binaan DBON Kaltim.
Informasi dari pusat, jumlah cabor yang akan masuk dalam tanggung jawab DBON,akan bertambah menjadi 27 Cabor dan hal ini akan menjadi tanggung jawab yang tidak mudah.(Adv)
