DPMPTSP Kaltim Pastikan UMKM Paham Promosi Produk

Contoh produk olahan UMKM, amplang dari Kaubun, Kutim. (istimewa)
Caption: Contoh produk olahan UMKM, amplang dari Kaubun, Kutim. (istimewa)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim memastikan para pegiat UMKM lokal untuk terus mengikuti perkembangan zaman yang ada. Salah satunya membuat promosi produk yang menarik perhatian konsumen.

Kepala DPMPTSP Kaltim, Puguh Harjanto menjelaskan, produk dari UMKM lokal juga bisa memancing minat para wisatawan yang tengah berkunjung ke suatu daerah. Hal ini akan memengaruhi ekonomi daerah itu pula.

“Ada 5 cara promosi produk yang bisa dipraktikkan UMKM. Misalnya, membuat produk. Pemilik usaha harus konsisten ketika membuat logo,” ungkap Puguh.

Dia menyebut, pelaku UMKM harus memastikan logo dan warna yang dipilih sudah sesuai dengan karakteristik bisnis dari tiap produk yang dipasarkan. Jika terus berubah dan tak konsisten sejak awal, sulit bagi konsumen untuk mengenalinya.

“Kedua, pelamu UMKM bisa konsisten memanfaatkan media sosial dan platform yang digunakan untuk mempromosikan produk. Bisa dari marketplace di Facebook, Instagram, dan lainnya,” sambung dia.

Menurut Puguh, dengan memanfaatkan eksistensi media sosial maka akan memperkuat promosi dari produk yang diolah oleh pelaku UMKM. Tak kalah penting, pemilihan nama produk juga harus murah diingat dan unik.

Ditambahkan olehnya, pemilihan nama produk yang tepat bisa menjadi pembeda dengan bisnis serupa di luaran sana. Puguh menyebut, pastikan nama produk tidak sulit diucapkan agar lebih mudah diingat calon pembeli.

“Untuk promosi, buatlah konten yang selaras dengan identitas dari brand yang dipunyai. Jika UMKM menjual produk makanan vegan maka bisa membuat konten seputar vegan,” sambungnya.

Sebagai contoh, konten yang dibuat bisa berupa tips memulai untuk jadi vegan atau gaya hidup seorang vegan. Jika cara promosi produk itu dilakukan demikian, maka UMKM juga mendapat pengetahuan baru selain produk.

“Jangan lupa cari peluang kemitraan. Jika anda masih baru membangun kepercayaan akan memakan waktu yang cukup lama,” tambahnya.

Selanjutnya, pelaku UMKM juga dinilai penting memulai peluang dengan merek lain. Tujuannya untuk mempercepat datangnya kepercayaan pelanggan. Lalu, memasang harga yang kompetitif.

“Namun pastikan harga yang ditawarkan tetap menguntungkan bisnis yang anda punya,” tutupnya. 

(adv/dprdkaltim/yas)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+