Kutai Timur Terbaik Realisasi Penanaman Modal Asing

Ilustrasi: Realisasi investasi Penanaman Modal Asing di Kabupaten Kutai Timur tertinggi se-Kaltim
Caption: Ilustrasi: Realisasi investasi Penanaman Modal Asing di Kabupaten Kutai Timur tertinggi se-Kaltim(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memiliki capaian realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) se Kalimantan Timur (Kaltim) paling baik di antara kabupaten/kota lainnya.

Secara keseluruhan, realisasi investasi Penanaman Modal Asing pada triwulan tahun 2022 senilai 398,96 Juta Dolar AS atau setara dengan Rp5,2 triliun. Tersebar di 10 Kabupaten/Kota.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalimantan Timur merilis Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menduduki peringkat pertama.

Kepala DPMPTSP Kaltim, Puguh Harjanto menyebut, Kabupaten Kutim memberikan kontribusi yang paling signifikan dengan nilai 200,38 juta Dolar AS atau sebesar Rp2,87 triliun.

“50,23 persen dari total realisasi PMA, terdiri atas 36 proyek,” jelas Puguh kepada awak media belum lama ini.

Sementara pada posisi lainya, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menduduki peringkat kedua. Dengan capaian 86 juta Dolar AS atau sebesar Rp1,23 triliun (21,64 persen) dari 33 proyek. Untuk peringkat ketiga ada Kabupaten Kutai Barat (Kubar) yang mencapai 79,82 juta Dolar AS atau sebesar Rp1,14 triliun (20,01 persen) dengan 16 proyek.

“Sedangkan pada kontributor ke-empat ditempati oleh Kabupaten Paser dengan capaian 12,36 juta Dolar AS. Atau sebesar Rp18,73 miliar dengan 11 proyek,” terangnya.

Puguh juga menjelaskan, Kota Balikpapan menempati posisi ke-lima sebagai kontributor dengan capaian 10,21 juta Dolar AS atau sama dengan Rp 15,48 miliar dengan 87 proyek.

Selanjutnya, Kabupaten Berau capai 4,65 juta Dolar AS atau setara dengan Rp7,05 miliar dengan total 24 proyek.

Kabupaten Mahakam Ulu merupakan salah satu daerah yang paling jauh di Kaltim, menjadi kontributor ke-tujuh dengan capaian 2,00 juta Dolar AS atau Rp3,04 miliar dengan 7 proyek.

“Sedangkan ibu kota provinsi yakni Kota Samarinda berada di urutan delapan sebagai kontributor dengan capaian 1,61 juta Dolar AS sama dengan Rp2,44 miliar dengan 34 proyek,” jelasnya.

Kabupaten Panajam Paser Utara (PPU) capai 1,56 Dolar AS setara dengan Rp2,36 miliar dengan 9 proyek.

Terakhir ada Kota Bontang dengan capaian 3,30 juta Dolar AS atau Rp500 juta dengan 6 proyek. Sehingga total keseluruhan mencapai 398 juta Dolar AS setara dengan Rp5,2 triliun dengan 263 proyek.

(Adv/DPMPTSP Kaltim/*)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+