ADAKAH.ID, SAMARINDA – Beredar di sosial media video yang menunjukkan seorang pria diamankan sejumlah masyarakat di Masjid Nurul Mu’minin Pemprov Kaltim, jalan Gunung Arjuna, Kelurahan Jawa, Samarinda Ulu.
Dalam video berdurasi 0.38 detik tersebut, tampak seorang pria berpakaian serba putih mencoba melepaskan diri dari rengkuhan masyarakat yang tengah mengamankan dirinya.
“Saya tidak melawan orang muslim, yang kita lawan adalah orang kafir,” jeritan pria tersebut.
Petugas kebersihan Masjid Nurul Mu’minin, Husairi menceritakan kronologis peristiwa terjadi setelah shalat Zuhur sekira pukul 13.45 WITA. Saat Imam memimpin doa penutup shalat.
“Kita sama-sama shalat, belum habis berdoa, dia tiba-tiba datang langsung nyaut (ambil) mik imam dan langsung berteriak,” ungkapnya kepada Adakah.id, Rabu (7/12/2022) sore.
Husairi mengaku, selama menjadi petugas kebersihan tak pernah melihat pria tersebut beribadah di masjid Nurul Mu’minin. Ia memastikan, tak ada tindakan kekerasan saat perebutan mik imam itu.
“Kalau memang pernah di sini, pasti kita tahu, KTP dan HP saat kita geledah juga tidak ada.” terang Husairi.
“Orang-orang mengira dia yang akan mengisi kultum sehabis shalat di sini,” imbuhnya.
Lantaran membuat suasan menjadi gaduh, masyarakat yang menjadi jamaan shalat Zuhur mengamankan pria tersebut, membawanya ke pos keamanan. Kemudian petugas piket masjid menghubungi pihak kepolisian.
Terpisah, Kapolsek Samarinda Ulu, Kompol Kustiana membenarkan bahwa seorang pria telah diamankan ke markasnya lantaran menghebohkan jamaan masjid tersebut.
“Awalnya, didatangi sama anggota Polsek Samarinda kota karna dekat. Lalu Satpol PP juga membantu. Karena itu wilayah Samarinda Ulu jadi diantar ke Polsek Ulu,” ujar Kustiana.
Kustiana menuturkan, dari hasil pemeriksaan pria tersebut berinisial FN (40) merupakan seorang suami, bertempat tinggal di jalan Dr Soetomo, Kelurahan Bugis, Samarinda.
Ia menyebut, dari keterangan istrinya, FN sejak Subuh dengan berpakaian serba putih telah meninggalkan rumah, hingga peristiwa merebut mik Imam masjid.
“Yang jelas dia masih kita observasi dulu, karena menurut istrinya dia itu merasa punya ilmu. Dan menurut istrinya tidak sering terjadi begini,” ujar Kustiana saat dikonfirmasi awak media. (Sam)
