ADAKAH.ID, SAMARINDA – Puluhan mahasiswa antusias menyimak seminar membahas seputar industri kreatif yang digelar Komisi Penyiaran Daerah (KPID) Kalimantan Timur (Kaltim) bekerjasama dengan program studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Mulawarman (Unmul).
Sebagai informasi, narasumber yang hadir dalam seminar tersebut yakni Kepala Biro Inews Tenggarong, Prio Puji Mustopan, lalu Komisioner KPID Kaltim, Ajdi Novita Wida Vantina, dan Akademisi Prodi Ilmu Komunikasi Unmul, Silviana Purwanti. Kegiatan berlangsung di ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (4/11/2022).
Seminar tersebut mengusung tema ‘membangun industri kreatif dalam mempersiapkan SDM menuju IKN.’ Agenda tersebut bermaksud memberikan stimulus bagi generasi muda, khususnya mahasiswa Prodi Ilmu Komuninasi Unmul untuk dapat menyiapkan diri sebagai lulusan yang erat kaitannya dengan industri kreatif.
Dalam mendukung penyiapan SDM di bidang industri kreatif, Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Fisipol Unmul, Rina Juwita menjelaskan, sejak tahun 2019 pihaknya telah mengembangkan program studi tersebut tidak lagi hanya public relation. Ia menyebut kini terdapat dua pemeninatan, yakni komunikasi korporat dan komunikasi massa.
“Kita bahkan sedang melakukan proses rekrutmen tenaga pengajar yang mumpuni untuk membuka peminatan baru di bidang Broadcasting,” ujar Rina kepada awak media.
Dengan terpilihnya Kaltim sebagai lokasi Ibu Kota Negara, lanjut Rina, berharap mereka yang mengisi bidang penyiaran dan secara umum industri kreatif tidak hanya di media elektronik tv dan radio, tapi bisa lebih banyak instrumen lainnya.
“Kita juga berharap, bidang industri kreatid tidak lagi hanya diisi lulusan-lulusan dari pulau Jawa, dan sekitarnya, tapi kita SDM di Kaltim juga bisa membangun kompetensinya untuk lebih baik lagi dan siap bersaing secara nasional mengisi sektor tersebut,” ungkapnya.
Setali tiga uang, Rina mengajak seluruh mahasiswa di Kaltim, khususnya mahasiswa dalam binaannya, untuk tidak berhenti hanya menggali pengetahuan di kampus saja. Akan tetapi tak membatasi ruang untuk mencari, mengasah serta meningkatkan kemampuan diri.
Sementara itu, Ketua KPID Kaltim, Irwansyah menegaskan pihaknya berkomitmen untuk mendukung SDM industri kreatif Bumi Etam terus bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota dan sejumlah universitas.
Ia menyebut, kegiatan seminar ini masih dalam rangakaian program Roadshow Literasi Media, dan telah dilakukan tiga kali. Sebelumnya bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) dan hari ini dengan Universitas Mulawarman.
“Kenapa kita bekerjasama dengan universita, karena akan terjadi diskusi ilmiah dan mendapatkan pendapat-pendapatan akademisi, kemudian mahasiswa dapat menjadi influencer atau penyebarluas informasi,” jelas Irwan.
Irwan menambahkan, dengan kerjasama tersebut diharapkan mendapat mendukung pula pengehasan Undang-undang Penyiaran yang hingga saat ini belum juga disahkan Dewa Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI). Irwan menilai, UU tersebut harus segera diluncurkan agar memastikan situasi penyiaran berjalan dengan baik.
“Berkaitan dengan SDM di Kaltim, kami komitmen dan punya prinsip akan membentuk Peraturan Daerah (Perda) Penyiaran, naskan akademiknya sudah hampir rampung,” ungkapnya.
“Dan secepatnya akan kita serahkan ke Komisi I DPRD Kaltim, agar menjadi perda inisiatif dan bisa lebih cepat pembuatan perda tersebut,” pungkasnya.
(Sam)
