ADAKAH.ID, SAMARINDA – Beragam cara dapat dilakukan untuk merayakan Hari Batik Nasional. Seperti yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Islam Samarinda, yang membuat karya batik terpanjang di Kalimantan Timur (Kaltim).
Disebut terpanjang, lantaran jajaran guru dan murid SMA Islam Samarinda membatik kain dengan panjang lebih kurang 54 meter. Karenanya, Sekolah tersebut mencetak rekor membuat batik terpanjang di Benua Etam.
Akan Hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Muhammad KKurniawa melalui Kepala Bidang Pembinaan SMA, Mispoyo mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia terkesan, lantaran satu-satunya sekolah yang berhasil melahirkan karya batik terpanjang.
“Karena batik sangat luar biasa menyatu di hati saya,” ungkap Mispoyo kepada awak media.
Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi salah satu dukungan bagi penerapan Kurikulum Merdeka, yakni perpaduan antara belajar dan praktek. Dengan demikian, para siswa/i akan memiliki jiwa kreatif.
“Saya sangat mendukung karena ini sesuai dengan pemanfaatan atau aktualisasi program implementasi Kurikulum Merdeka. Dengan Kurikulum Merdeka harapannya siswa-siswi bisa kreatif, dan ini salah satu jiwa kreatif mereka,” imbuhnya.
Pada kesempatan itu, Kepala Sekolah SMA Islam Samarinda Suyitna mengatakan, kegiatan tersebut dapat berlangsung karena dukungan berbagai pihak, termasuk antusias siswa/i binaanya.
Suyitna mengungkapkan, pihaknya memobilisasi siswa/i yang mimiliki minat untuk lebih lanjut mengasah kemampuan. Kemudian sekolah mengadakan pelatihan di LKP Atiqna selama 3 bulan.
“Kita telah ada kerja sama bersama LKP Atiqna, jadi anak-anak kita yang memiliki minat membatik kita arahkan belajar disini”, ucapnya, Minggu (2/10).
Ia menegaskan, dalam peringatan Hari Batik Nasional, sekolah berupaya menumbuhkan serta menjaga kecintaan terhadap budaya Indonesia, terutama Batik sebagai warisan luhur nusantara.
Sebagai informasi, pemecahan rekor batik terpanjang di Kaltim turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Muhammad Faisal, serta Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMA di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Mispoyo, dan Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi.
Masing-masing dari pejabat tersebut juga turut dalam membatik kain yang membentang sepanjang 54 meter.
(Adv/Kominfo Kaltim/Sam)
