ADAKAH.ID, SAMARINDA – Pemkab Kukar manargetkan 64,22 persen pembangunan jalan dengan panjang sekitar 71 KM.
Kabid Sapras Hery Setiawan mengatakan, jalan yang dibangun meliputi jalan baru atau pembukaan akses jalan.
“Ada juga panjang jalan yang dipelihara diantaranya rekontruksi jalan, pelebaran jalan, rehabilitasi jalan, serta pemeliharaan jalan berkala,” kata Hery Setiawan kepada kepada awak media (9/3/2023).
Disebutnya, kondisi akses jalan Kecamatan menuju Kabupaten sudah banyak yang mantap, tingkatan kondisi mantap yang paling rendah yakni berada di Kecamatan Muara Muntai, Muara Wis.
“Sedangkan tingkatan kondisi akses jalan yang tidak mantap paling tinggi yakni di Kecamatan Muara Muntai dan Muara Wis,” imbuhnya.
Ditambahnya, ada 18 Kecamatan di Kukar yang telah terhubung, sementara ada yang belum terhubung darat yaitu Muara Muntai dan Muara Wis.
“Memang terjadi penurunan pemantapan jalan setiap tahunnya, pada 2019 sekitar 69,87 persen, sedangkan 2022 sekitar 57,52 persen. Ini disebabkan salah satunya beban muatan yang berlebihan, sehingga menyebabkan persentase pemantapan jalan tiap tahunnya menurun,” ungkapnya.
Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2021-2026 menargetkan kemantapan bidang infrastruktur jalan mencapai sekitar 68 persen.
“Bupati menargetkan kemantapan jalan mencapai 68 persen. Tentunya dengan koordinasi yang baik, kami optimis bisa mencapai target tersebut, bahkan bisa lebih,” terangnya.(ADV)
