Lompat ke konten utama

Serapan Anggaran Dinkes Kaltim Masih 45,91 Persen, Ini Alasannya

Caption: Kadinkes Kaltim, Jaya Mualimin. Ist(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Jaya Mualimin membeberkan beberapa kendala yang dialaminya selama melaksanakan program-program di Tahun 2023 ini.

Hal itulah yang menyebabkan hingga saat ini serapan anggaran 45,91 persen.

Jaya mengungkapkan, penyebab salah satunya ialah besarnya anggaran tunjangan untuk penggajian dan insentif Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di bidang kesehatan yang belum tuntas.

Belum tuntasnya tersebut lantaran adanya keterlambatan penerbitan SK P3K.

Seharusnya SK P3K tersebut sudah ada sejak Januari 2023. Karena keterlambatan ini yang mengakibatkan P3K belum mendapatkan gaji maupun tunjangan selama tiga bulan pertama.

“Ini yang jadi masalah bagi mereka. Namun kami sudah berkoordinasi dengan Biro Kepegawaian dan Biro Keuangan untuk menyelesaikan hal ini,” imbuhnya.

Meskipun ada kendala, Dinkes Kaltim berkomitmen untuk mempercepat serapan anggaran hingga akhir tahun ini. Salah satunya dengan program transformasi kesehatan dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Kedua program tersebut merupakan instruksi langsung dari Kementerian Kesehatan RI.

“Hal yang kami tekankan ke depan, mengedukasi masyarakat agar hidup sehat, mencegah penyakit, dan meningkatkan kualitas hidup,” terangnya. (Adv)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+