Ratusan Pemuda Kutim Diberi Pelatihan Wirausaha Gratis Oleh Dispora Kaltim

Caption: Sesi foto dalam agenda pelatihan di Kutim. (Istimewa)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengadakan pelatihan wirausaha gratis bagi 180 pemuda dan pemudi di Kecamatan Long Mesangat dan Busang, Kabupaten Kutai Timur. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, pola pikir, dan jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda Benua Etam.

Kepala Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Rasman Rading, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu kegiatan inspiratif yang diharapkan dapat memotivasi para pemuda dan pemudi untuk menjadi pengusaha mandiri dan kreatif.

“Kami ingin memberikan kesempatan kepada para pemuda dan pemudi di Kutai Timur untuk mengembangkan potensi dan bakat mereka di bidang usaha. Kami juga ingin membantu mereka untuk memiliki jiwa dan mental yang kuat dalam menghadapi tantangan dan persaingan di era globalisasi,” ujar Rasman di Samarinda, Minggu (3/12/2023).

Rasman mengungkapkan, ada sembilan bidang pelatihan yang ditawarkan dalam kegiatan ini, yaitu sablon dan desain, peternakan, tata boga, perbengkelan, makeup artist, mengukir, perikanan, peternakan, dan perbengkelan. Peserta bisa memilih bidang pelatihan sesuai dengan minat dan bakat mereka.

“Kami memberikan pelatihan ini secara gratis. Kami juga memberikan alat dan bahan kepada peserta. Misalnya, di bidang tata boga, mereka akan dilatih untuk bisa membuat 10 jenis produk kuliner. Setelah itu, mereka akan mendapatkan alat dan bahan untuk membuat produk tersebut di rumah mereka,” terang Rasman.

Rasman menyebutkan, peserta pelatihan berasal dari berbagai desa yang ada di dua kecamatan tersebut. Mereka telah didata oleh Dispora Kaltim sebelumnya. Berikut daftar desa yang mengirimkan pesertanya:

Kecamatan Long Mesangat: Desa Sumber Agung, Tanah Abang, Sumber Sari, Mukti Utama, Segoi Makmur, Mekar, Senambah, dan Kelinjau. Kecamatan Busang: Desa Long Nyelong, Long Lees, Long Pejeng, Long Bentuk, Rantau Sentosa, Longpoq Baru, Teluk Baru, dan Long Tesak.

Yang menarik dari pelatihan ini adalah tidak ada biaya yang dikenakan kepada peserta. Semua biaya pelatihan, termasuk alat dan bahan, ditanggung oleh Dispora Kaltim. Bahkan, peserta juga akan mendapatkan sertifikat dan modal usaha setelah menyelesaikan pelatihan.

Rasman berharap bahwa pelatihan ini dapat memberikan dampak positif bagi para pemuda dan pemudi di Kutai Timur. Dia juga mengimbau agar para peserta pelatihan tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dan memanfaatkannya sebaik-baiknya.

“Kami berharap pelatihan ini dapat menjadi awal dari perubahan yang lebih baik bagi para pemuda dan pemudi di Kutai Timur. Kami juga mengharapkan agar mereka dapat mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatkan dalam pelatihan ini dan mengembangkan usaha mereka dengan serius dan profesional,” tukasnya. (ADV)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+