Perpustakaan Kaltim Direncanakan Pindah ke Gedung Hotel Atlet

Kepada DInas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim, Muhammad Syafranuddin
Caption: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kalimantan Timur (Kaltim) akan memindahkan gedung perpustakaan ke hotel Atlet Gelora Kandrie Oening(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Demi meningkatkan dan memaksimalkan layanan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kalimantan Timur (Kaltim) berencana pindah ke hotel Atlet di komplek Gelora Kadrie Oening, jalan Wahid Hasyim, Samarinda.

“Ada program yang kami usulkan dalam rangka meningkatkan pelayanan perpustakaan di Provinsi Kalimantan Timur, yakni pemindahan layanan kami ke hotel atlet,” kata Kepala DPK Kaltim, Muhammad Syafranddin kepada awak media di kantor Dinas Sosial Kaltim, Senin (19/9/2022).

Lebih lanjut kata Syafranuddin, Gubernur Kaltim Isran Noor telah mengetahui rencana tersebut.

“Surat sudah kami sampaikan ke bapak gubernur dan beliu sudah merespon,” imbuhnya.

Ivan -sapaanya- membeberkan, rencana untuk menggunakan hotel Atlet sebagai lokasi baru Perpustakaan, yakni untuk memanfaatkan aset daerah yang ada. Lalu lantaran sering kebanjiran membuat layanan terganggu, dan ruangan gedung sebelumnya yang terbatas.

“Dengan pindah ke hotel atlet, fungsi perpustakaan itu akan lebih maksimal, karena perpustakaan itu tidak hanya tempat membaca buku sekarang,” terangnya.

Setali tiga uang, Ivan menjelaskan pemindahan pula sejalan dengan program perpustakaan berbasis inklusi sosial. Di tempat baru nantinya, lanjut Ivan, akan meliputi beberapa tingkat layanan, di antaranya untuk difabel dan lansia. Kemudian untuk siswa SD, SMP, SMA, Mahassiwa serta penliti.

“Itu (layanan) harus dibedakan karena ada pengunjung perpustakaan yang nanti melakukan diskusi, itu sebabnya dibedakan ruangnya agar yang lain tidak terganggu,” jelasnya.

Pada kesempatan itu pula Ivan mengungkapkan pihaknya akan membangun diorama 6 dimensi. Maksudnya, sebuah ruang yang akan di setting sedemikian rupa guna mengisahkan zaman sejarah kerajaan di Kaltim hingga zaman sekarang. Dan ada beberapa rupa lainnya.

“Jadi kita akan buat itu di sana, untuk mengajak masyarakat memahami sejarah Kaltim, sehingga pengunjung juga enjoy tapi dapat ilmu,” terangnya.

Disinggung terkait anggaran yang dibutuhkan, Ivan mengatakan pihaknya telah menghitung sekitar Rp60 miliar, yang digunakan untuk rehabilitasi ruang-ruang di hotel Atlet serta mendesain ulang sesuai kebutuhan.

Ia bahkan optimis jika diberikan kepercayaan, Ivan menargetkan proses pemindahan dan perombakan hotel Atlet dapat selesai dalam satu tahun pengerjaan.

“Karena kita hanya merapikan saja, yang mana sekat-sekat yang ada di sana akan kita bongkar, lalu kita desain menjadi lebih bagus,” ungkap Ivan lagi.

Sementara itu, gedung Pertpustakaan induk yang sebelumnya, dikatakannya akan menjadi lokasi pengarsipan. Aktivitas perpus semua akan pindah ke Hotel Atlet.

(Adv/Kominfo Kaltim/Sam)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+