ADAKAH.ID, SAMARINDA – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, melihat bahwa mega proyek pembangunan strategis yang sedang berlangsung di kota ini belum sepenuhnya optimal.Masih belum bisa mengurangi jumlah pengangguran di Kota Samrinda.
Meski proyek-proyek besar seperti pembangunan Teras Samarinda, Terowongan, dan Stadion Segiri sedang berlangsung dengan anggaran besar, Rohim menilai bahwa proyek-proyek tersebut belum optimal dalam menanggulangi masalah pengangguran di Samarinda.
“Proyek-proyek seperti itu belum jauh dari tujuan awalnya, yaitu mengurangi pengangguran di Samarinda,” terang Abdu Rohiml pada hari Senin (25/3/2024).
Dia menambahkan bahwa banyak permasalahan sosial di masyarakat yang belum terselesaikan, menunjukkan bahwa pelaksanaan Musyawarah Rencana Kerja Pembangunan Daerah (Musrenbang) belum mencapai tujuannya. Politisi Partai PKS inimenekankan pentingnya mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dalam proses pembangunan.
Rohim juga menyoroti bahwa proyek fisik di setiap kelurahan, seperti di Kelurahan Samarinda Utara, juga dinilai tidak relevan. Menurutnya, setiap kelurahan hanya diizinkan mengusulkan satu item pembangunan fisik, ekonomi, dan budaya.
Rohim berharap bahwa evaluasi dapat dilakukan untuk masa depan, dengan fokus tidak hanya pada proyek besar tetapi juga pada kebutuhan masyarakat yang minimal. (Adv)
