Mohammad Hamzah Kembali Nahkodai GPEI Kaltim 2023-2028, Sasar Potensi Generasi Muda

Foto : Suasana Pelantikan Pengurus DPD GPEI Kaltim periode 2023-2028. (Foto/RDS)
Caption: Foto : Suasana Pelantikan Pengurus DPD GPEI Kaltim periode 2023-2028. (Foto/RDS)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia Kalimantan Timur (Kaltim) kembali memilih Mohammad Hamzah sebegai pemimpin untuk periode 2023-2028.

Pelantikan dilaksanakan di Hotel Aston Samarinda, pada Senin (18/12/2023). Berbagai pihak yang turut hadir, di antaranya Kpw-BI Kaltim, perwakilan OJK Kaltim, KSOP Samarinda, Bea Cukai Samarinda, dan Disperindagkop-UKM Kaltim.

Mohammad Hamzah terpilih secara aklamasi, ia berterimakasih kepada rekan dan pihak yang percaya padanya untuk kembali menahkodai GPEI Kaltim.

“Musda GPEI kemarin berjalan secara demokratis, keanggotaan memenuhi forum. Kemudian penjaringan ketua semua bulat mendukung saya sebagai ketua,” ujarnya kepada awak media.

Pada kepimpinan selanjutnya, Hamzah berkomitmen untuk meningkatkan komoditi unggulan Kaltim di bidang ekspor.

Dirinya menyambut positif masukan yang disampaikan oleh perwakilan Bank Indonesia, bahwa pentingnya membuat forum pengusaha ekspor di setiap bidang. Seperti kerajinan, kuliner, dan lainnya.

“Intinya yang bisa diekspor. Itu menarik, jadi akan kami tindaklanjuti,” cetus Hamzah.

Hamzah berharap, semua pihak dapat mendukung kegiatan ekspor. Terutama generasi muda, yang memiliki segudang bakat untuk menciptakan produk berkualitas.

“Jadi dari anak muda akan kami buat klaster-klasternya supaya bergerak lebih cepat,” ujar Hamzah, mengkahiri.

Di lokasi yang sama, Pengurus GPEI pusat, Benny Soetrisno berpesan kepada pengurus baru GPEI Kaltim. Ia mendorong untuk segera mencari alternatif pengganti komoditi Sumber Daya Alam (SDA), seperti batu bara serta minyak dan gas bumi (Migas). Karena menurutnya suatu saat kekayaan kaltim pasti akan habis.

“Makanya kalau fokus tambang atau migas, itu yang bisa diolah. Makin hari kita membutuhkan kerja yang banyak, dan itu bisa diciptakan dari hilirisasi bahan-bahan yang ada di kaltim,” pungkasnya.

(RDS)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+