ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA — Warga Desa Tani Baru, Kecamatan Anggana, kini menikmati listrik komunal setelah bertahun-tahun mengandalkan genset terbatas. Program ini menjadi bagian dari inisiatif Terang Kampungku yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) untuk memperluas akses energi.
Bupati Kukar Edi Damansyah meresmikan langsung program ini, beberapa waktu lalu. Kepala Desa Tani Baru, Ilyas, menyebut kehadiran listrik sebagai tonggak sejarah penting bagi masyarakat setempat.
“Ini adalah langkah besar menuju perubahan hidup masyarakat,” ujar Ilyas, Jumat (21/3/2025).
Sebelumnya, warga hanya menikmati listrik dari pukul 18.00 hingga 06.00 menggunakan genset berbahan bakar solar. Kondisi ini membatasi aktivitas warga, khususnya di malam hari, dan menahan laju pertumbuhan ekonomi desa.
Kini, dengan aliran listrik yang lebih stabil dan terjangkau, desa dapat mengembangkan sektor pendidikan, ekonomi, dan layanan publik secara optimal. Ilyas menyebut listrik sebagai kunci transformasi.
“Kita tidak hanya menyalakan lampu jalan. Kita menyalakan harapan. Harapan bahwa anak-anak bisa belajar lebih baik, usaha warga bisa berkembang, dan desa kita bisa terkoneksi dengan dunia luar,” katanya.
Potensi UMKM, pertanian, hingga perikanan dinilai akan meningkat seiring kemudahan akses energi. Mesin pengolah, lemari pendingin, dan perangkat digital kini dapat digunakan warga dalam kegiatan produktif.
“Dengan listrik, petani bisa menggunakan mesin pengolah, nelayan bisa menyimpan hasil tangkapan lebih lama, UMKM bisa menjalankan usaha dari rumah,” lanjut Ilyas.
Ia berharap listrik komunal dapat menjadi awal dari kemajuan desa yang lebih mandiri dan sejahtera.
“Ini bukan akhir, tapi awal dari banyak hal baik yang bisa kita bangun bersama,” pungkasnya.
(adv/diskominfokukar/o)
