ADAKAH.ID, SAMARINDA – Akses layanan kesehatan di Kutai Kartanegara (Kukar) diperluas lewat pembangunan empat rumah sakit umum daerah (RSUD) yang ditargetkan rampung pada 2025. Pemerintah Kabupaten Kukar menyebut pembangunan ini bagian dari prioritas pemerataan fasilitas kesehatan.
Empat RSUD tersebut meliputi RSUD AM Parikesit, RSUD Dayaku Raja, RSUD Aji Batara Agung Dewa Sakti (ABADI), dan RSUD Muara Badak. Pembangunan mencakup gedung rawat inap, rawat jalan, dan fasilitas penunjang medis lainnya.
“Komitmen kami menghadirkan layanan kesehatan berkualitas dan merata. Ini bukan sekadar bangun gedung, tapi memastikan kualitas layanan meningkat,” kata Bupati Kukar, Edi Damansyah, Sabtu (1/3/2025).
Dua RSUD telah rampung: RSUD Dayaku Raja dengan anggaran Rp144,967 miliar dan RSUD ABADI sebesar Rp53,527 miliar. “Keduanya sudah 100 persen selesai dan siap melayani warga,” ujar Edi.
Pembangunan RSUD AM Parikesit hampir tuntas. Gedung 4 dan 5 mencapai 96,37 persen, sementara gedung lainnya rampung 2023. Total anggaran sebesar Rp279,962 miliar.
RSUD Muara Badak dibangun sejak 2022 menggunakan skema Multi Years Contract. Sejumlah gedung mencapai 46,50 persen, sisanya dijadwalkan selesai 2024.
“RSUD Muara Badak penting untuk warga pesisir yang selama ini sulit akses layanan medis,” lanjut Edi.
Edi menyebut pembangunan RSUD merupakan bagian dari program Kukar Idaman, seiring dengan pengembangan sektor pendidikan, SDM, pemukiman, hingga hilirisasi komoditas.(adv/diskominfokukar/o)
