Komisi II DPRD Samarinda Harap Pasar Tradisional Bisa Setara dengan Pasar Moderen

Caption: Anggota DPRD Samarinda Abdul Rofik.(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Tren konsumen saat ini lebih memilih pasar moderen dibanding pasar tradisional.

Pilihan warga berbelanja itu lantaran disebut – sebut, pasar modern penataan ruang lebih rapi dan tertata dibandingkan pasar tradisional.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rofik mendorong pemerintah untuk melakukan penataan di pasar tradisional.

Menurutnya, dengan tertatanya pasar tradisional akan memikat minat masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional.

“Karena kalau begini-gini terus (tidak tertata, red). Orang semakin malas masuk pasar tradisional, kondisinya becek dan desak-desakan,” ucap Rofik sapaannya (29/3/2023).

Ia mengatakan, meskipun harga di supermarket atau mall cenderung lebih mahal dari pasar tradisional, namun pembeli disuguhkan dengan penataan yang baik.

“Makanya pasar yang ada ini sudah seharusnya bisa menjadi pasar modern, pemerintah harus bisa menangkap peluang yang seperti ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut Abdul Rofik juga menyebut, saat ini pihaknya tengah fokus untuk memberikan pendampingan terhadap para pelaku Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) di Samarinda.

Dengan upaya revitalisasi pasar tradisional, diharapkan produk-produk UMKM itu juga semakin dilirik masyarakat.

“Kami ingin ke depannya UMKM ini bisa semakin berkembang dan masuk ke sejumlah pasar modern,” terangnya. (ADV)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+